Deputi Pencegahan BNN RI Salut Atas Upaya Bupati Morut Dalam Pencegahan Dan Pemberantasan Narkoba

Kolonodale, Globalrakyat.com – Deputi Pencegahan Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia Irjen Pol. M. Zainul Muttaqien, SH, SIK, MAP, memuji langkah-langkah yang dilakukan Bupati Morowali Utara Dr. dr. Delis Julkarson Hehi, MARS dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba di daerah ini.

Hal itu disampaikan saat memberikan Perayaan dalam pertemuan yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Morut di Kolonodale, Kamis (27/11/2025).

Pada kesempatan tersebut Deputi Pencegahan BNN didampingi Direktur Informasi dan Edukasi BNN Brigjen Pol Trijulianto Djatiutomo, SIK, MM, Kepala BNN Kabupaten Morowali Utara AKBP Anom Subawono, SIK, M.Si dan Kepala BNN Kabupaten Morowali AKBP Ricky Lesmana.

Sedangkan dari Pemda Morut hadir langsung Bupati Delis Julkarson Hehi, Kepala Dinas Kesehatan Arif Paskal Pokonda, S.ST, M.Kes, Staf Khusus Bupati, serta jajaran Pemda Morut lainnya.

Kunjungan kerja dari BNN pusat ini dimaksudkan untuk pendampingan pelaksanaan program nasional Asta Cita ke-7 tentang bahaya narkoba, serta memonitor pencapaian kinerja BNN tahun 2025 di Sulteng dan secara khusus di Kabupaten Morowali dan Morowali Utara.

Baca Juga Berita Ini:  Babinsa Koramil 1311-06/Bungku Utara Laksanakan Anjangsana dan Silaturahmi di Desa Baturube

Mengapa Morowali dan Murut menjadi sorotan utama? “Karena kedua daerah ini merupakan kawasan industri khususnya pertambangan yang mempekerjakan banyak orang dari luar. Dua kabupaten ini menjadi sangat terbuka dan sangat rawan peredaran narkoba,” jelas Zainul Muttaqin.

Bahkan berdasarkan hasil survei terbaru yang dilakukan BNN, Murut menempati urutan ke-4 angka tertinggi prevalensi penyebaran narkoba se Sulawesi Tengah.

Data ini menunjukkan peredaran narkoba di daerah ini sudah sangat membahayakan. Para pemakai narkoba tersebut umumnya menggunakan ganja, sabu dan ekstasi. Bahkan di bagian belakang ini juga ada yang menggunakan lem dengan cara mencium.

Deputi Pencegahan BNN Zainul Muttaqien menjelaskan, Morut saat ini dengan tingkat kemajuan di daerah industri, perku mendapat perhatian khusus untuk meningkatkan daya tangkal masyarakat terhadap bahaya narkoba.

“Upaya pencegahan tersebut bukan hanya tugas satu pihak saja melainkan tanggung jawab bersama, orang tua, guru, BNN, kepolisian dan pemangku kepentingan lainnya,” jelasnya.

Berdasarkan data BNN, para pemakai atau yang terpapar narkoba saat ini bukan hanya masyarakat biasa, tapi juga sudah masuk ke jajaran penegak hukum, PNS, TNI, Polri, artis, dan lainnya.

Baca Juga Berita Ini:  Wabup Djira Ingatkan Agar Seluruh Calon Paskibraka Morut Berlatih Dengan Tekun Dan Disiplin

“Kecanduan narkoba tersebut berdampak pada psikis dan kesehatan. Bagi orang yang kecanduannya hanya ada tiga yakni rumah sakit, penjara dan kuburan,” jelasnya lagi.

Pada kesempatan tersebut, Zainul Muttaqien mengakui dan memuji upaya Bupati Morut untuk memberantas bahaya narkoba. Pembentukan kantor BNNK di Morut juga merupakan hasil perjuangan bupati.

“Dokter Delis ini sudah sering ke BNN pusat. Beliau sangat intens mencari solusi pemberantasan narkoba di daerah ini,” tambahnya.

Sebelumnya, Bupati Delis menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Deputi Pencegahan BNN RI dan rombongan di Morut.

Menurutnya, upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba di Morut sangat serius karena dampaknya merusak generasi. Oleh karena itu, melalui kolaborasi dengan BNNK Morut, jajaran Pemda berupaya keras untuk anggotanya menyebarkan narkoba.

Bupati juga menegaskan, dalam waktu dekat jika bekerja sama dengan BNN akan melaksanakan tes urin di jajaran Pemda Morut sebagai wujud dan keseriusan anggota narkoba.

Kabiro Morut : Urapan A.Gogali

Kaperwil Sulteng : J.Michael Sorisi

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *