Luwuk, Globalrakyat.com – Memasuki periode awal tahun 2026, PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) – PELNI Cabang Luwuk menegaskan komitmennya dalam menjaga kelancaran konektivitas antarwilayah di Sulawesi dan Nusa Tenggara. Melalui armada KM Tilongkabila, Pelni Cabang Luwuk siap melayani kebutuhan mobilitas masyarakat dan distribusi logistik dengan jadwal yang terukur dan pelayanan yang optimal.
Kepala Cabang PELNI Luwuk, Rachmat Hidayat, menyampaikan bahwa berdasarkan jadwal operasional terbaru (Voyage 01 dan 02 tahun 2026), KM Tilongkabila akan tetap menjadi tulang punggung transportasi laut yang menghubungkan Luwuk dengan kota-kota strategis seperti Gorontalo, Bitung, Kendari, hingga Benoa.
Jadwal Strategis untuk Masyarakat
Berdasarkan rilis jadwal terbaru, KM Tilongkabila dijadwalkan akan sandar di Pelabuhan Luwuk pada momen-momen krusial sepanjang bulan Januari hingga awal Februari 2026.
Voyage 01.2026: KM Tilongkabila dijadwalkan tiba di Luwuk pada Selasa, 13 Januari 2026, dan selasa, 27 Januari 2026.
Tujuan Gorontalo – Bitung
Voyage 02.2026: Kapal akan kembali melayani warga Luwuk pada Jumat, 16 Januari 2026, dan Jumat, 30 Januari 2026. Tujuan Kendari – Raha – Baubau – Makassar – Labuabajo – Bima – lembar – Benoa.
“Kami memastikan seluruh persiapan operasional di pelabuhan, mulai dari kesiapan dermaga hingga layanan tiket, berjalan dengan efisien. Fokus kami adalah memberikan kenyamanan dan keamanan bagi penumpang yang akan berangkat maupun yang tiba di Luwuk,” ujar Rachmat.
Mendorong Ekonomi Lokal
Kehadiran KM Tilongkabila yang rutin singgah di Luwuk dua kali dalam satu siklus perjalanan (Voyage) memberikan dampak positif bagi ekonomi daerah. Selain mengangkut penumpang, kapal ini menjadi jalur utama distribusi barang-barang kebutuhan pokok dan komoditas lokal, yang sangat vital bagi stabilitas harga dan ketersediaan barang di wilayah Banggai dan sekitarnya.
Peningkatan Layanan Digital
Sejalan dengan transformasi digital PELNI, masyarakat Luwuk diimbau untuk memanfaatkan aplikasi PELNI Mobile untuk pembelian tiket secara daring.
Hal ini dilakukan guna menghindari antrean di loket dan memastikan kepastian keberangkatan bagi para calon penumpang.
Dengan jadwal yang tetap terjaga dan koordinasi intensif dengan seluruh stakeholder pelabuhan, PELNI Cabang Luwuk optimis dapat terus memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan persatuan melalui konektivitas laut di Indonesia Timur.





