Luwuk, Globalrakyat.com – Polsubsekor Kawasan Pelabuhan Luwuk bersama pihak Syahbandar turun langsung meninjau lokasi insiden kapal yang mengalami kemiringan dan karam di Pelabuhan Rakyat, Kota Luwuk, Sabtu (31/01/2026).
Peristiwa terjadi pada KM. Sumber Raya 03 yang melayani rute Desa Bobong (Taliabu)–Luwuk saat kapal bersandar sekitar pukul 06.00 Wita. Kronologisnya ketika kapal tiba pada Jumat (30/1) pukul 16.00 Wita. Kapal sempat melakukan bongkar muat tapi hanya dibagian depan dan barang bagian belakang belum.
Pada pukul 05.45 Wita, air laut mengalami pasang surut terendah sekitar 3 meter dan kapal kandas. Ketika air kembali pasang, air laut langsung masuk melalui buritan kapal. Akibatnya beban muatan yang terlalu berat dibagian belakang, hingga kapal akhirnya karam.
Menanggapi insiden tersebut, personel gabungan dari TNI-Polri, Syahbandar serta buruh pelabuhan bergerak cepat melakukan penanganan di lokasi.
“Atas kejadian tersebut tidak ada korban jiwa dan kerugian materil diperkirakan Rp. 100 Juta,” sebut Kasubsektor Kawasan Pelabuhan Luwuk, IPDA James Runtu, SH.
“Tentu kami terus mengimbau masyarakat maupun pelaku kemaritiman untuk mematuhi aturan-aturan pelayaran dan jaga kestabilan kapal,” tambahnya.
Hingga kini, masih dilakukan upaya evakuasi barang berupa kopra dan arang oleh petugas gabungan dan warga/buruh pelabuhan.





