Pemerintah Desa Dan Warga Patukuki Bantah Isu Pemindahan Pembangunan SPBU Kompak Patukuki

Banggai Kepulauan, Globalrakyat.com – Pemerintah Desa, BPD, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta warga Desa Patukuki, Kecamatan Peling Tengah, Kabupaten Banggai Kepulauan, Provinsi Sulawesi Tengah, secara tegas membantah kabar yang beredar terkait adanya permintaan masyarakat agar lokasi pembangunan SPBU Kompak Patukuki milik PT Mahurang Raya Bangkep dipindahkan ke tempat lain.

Kabar tersebut dinilai tidak benar, menyesatkan dan telah menimbulkan kesalahpahaman di berbagai kalangan masyarakat.

Kepala Desa Patukuki, Masrul Hi. R. Asuku, pada Jumat (15/05/2026), mempertanyakan pihak yang menyebut adanya penolakan pembangunan SPBU tersebut.

“Masyarakat mana yang mengatakan SPBU Kompak yang dibangun oleh PT Mahurang Raya Bangkep harus dipindahkan?” ujarnya kepada Pimpinan Redaksi Media Globalrakyat.com.

Masrul menegaskan bahwa Pemerintah Desa bersama tokoh masyarakat dan tokoh adat Desa Patukuki tidak setuju apabila lokasi pembangunan SPBU dipindahkan.

Ia juga mengingatkan agar polemik terkait pembangunan SPBU tidak lagi berkembang di tengah masyarakat, khususnya di Desa Patukuki dan umumnya di wilayah Kecamatan Peling Tengah.

Baca Juga Berita Ini:  Rombongan Bupati Dan Wakil Bupati Banggai Kepulauan Terpilih Yang Telah Dilantik Presiden Prabowo Berangkat Ke Salakan Naik Kapal Ledy Lubato

“Kami meminta ke depannya tidak ada lagi pihak yang menyebarkan rumor atau kabar yang berpotensi mengganggu kelancaran pembangunan SPBU di Patukuki,” tegasnya.

Pemerintah desa, lanjutnya, akan terus berkoordinasi dengan pihak pengelola agar pembangunan berjalan sesuai standar dan segera memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Sementara itu, tokoh masyarakat Desa Patukuki, Hutman Mania, juga menegaskan bahwa tidak ada warga yang meminta SPBU tersebut dipindahkan.

“Itu hanya rumor. Justru kami sangat bersyukur dengan dibangunnya SPBU di kampung kami. Kami sangat menghargai dan menerima dengan sepenuh hati. Tidak ada istilah SPBU ini mengganggu,” katanya.

Ia berharap pembangunan SPBU Kompak oleh PT Mahurang Raya Bangkep dapat segera selesai dan difungsikan untuk melayani kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, kehadiran SPBU Kompak di Desa Patukuki merupakan harapan besar sekaligus solusi utama bagi warga yang selama ini harus menempuh jarak sekitar 30 kilometer untuk mendapatkan BBM.

Baca Juga Berita Ini:  Pemda Bangkep Bersama UGM Yogya Gelar Seminar Akhir Penyusunan Dokumen Rencana Induk Kepariwisataan 2026–2030

“Sudah bertahun-tahun kami menanti adanya SPBU di sini. Bagaimana mungkin kami meminta dipindahkan? Rumor yang beredar itu salah. Kami mendukung penuh agar SPBU ini segera selesai dan beroperasi,” tambahnya.

Hal senada juga disampaikan Rifai Riski Susmianto alias Alan, warga Desa Patukuki. Ia menilai pembangunan SPBU sangat bermanfaat karena selain membuka lapangan pekerjaan, juga mempermudah masyarakat memperoleh bahan bakar.

Ketua BPD Desa Patukuki, Buyung Tudek, turut berharap pembangunan SPBU dapat memperlancar pelayanan kepada masyarakat dengan harga BBM yang terjangkau.

“Masyarakat Desa Patukuki tidak pernah menolak ataupun meminta pembangunan SPBU dipindahkan. Semakin cepat selesai pembangunannya, semakin baik bagi masyarakat,” ujarnya.

Pewarta : Pimpred Globalrakyat.com (Taufik Zumri Laumarang)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *