Biak, Globalrakyat.com – Dalam semangat meneladani keteladanan Nabi Ibrahim AS serta sebagai ungkapan rasa syukur di momentum Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026 M, Puskesmas Biak, Desa Biak, Kecamatan Luwuk Utara, Kabupaten Banggai melaksanakan kegiatan penyembelihan hewan qurban, Kamis (28/5/2026) pagi.
Kegiatan qurban tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada masyarakat sekitar, sekaligus mempererat solidaritas antar sesama umat Islam, khususnya di lingkungan kerja Puskesmas Biak.
Pada pelaksanaan Idul Adha tahun ini, Puskesmas Biak menyembelih dua ekor sapi qurban yang berasal dari hasil gotong royong dan partisipasi para pegawai Puskesmas Biak.
Penyembelihan dilakukan di halaman Puskesmas Biak dan turut disaksikan langsung oleh Kepala Puskesmas Biak, drg. Irwati, MARS, bersama staf serta beberapa perwakilan masyarakat sekitar.
Kepala Puskesmas Biak, drg. Irwati, MARS, mengatakan bahwa hewan qurban tersebut berasal dari partisipasi 14 keluarga pegawai, di mana satu ekor sapi merupakan qurban dari tujuh orang.
“Hewan qurban ini berasal dari 14 keluarga, jadi satu hewan untuk tujuh orang. Insya Allah tahun depan bisa lebih banyak lagi, karena kemarin belum sempat diinformasikan kepada seluruh staf,” ujarnya kepada awak media.
Selain penyembelihan hewan qurban, pihak Puskesmas Biak juga menyiapkan sebanyak 70 kupon pembagian daging qurban yang akan dibagikan kepada masyarakat di sekitar wilayah kerja Puskesmas Biak.
“Kami menyiapkan 70 kupon untuk dibagikan kepada warga sekitar Puskesmas Biak, supaya masyarakat sekitar juga bisa merasakan dan memiliki kedekatan dengan puskesmas,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, drg. Irwati juga mengajak masyarakat agar tidak takut datang berobat ke fasilitas kesehatan. Ia menegaskan bahwa pelayanan kesehatan harus bisa dirasakan seluruh masyarakat tanpa memandang kondisi ekonomi maupun kelengkapan administrasi.
“Kepada masyarakat, jangan ada lagi yang sakit di rumah. Segera datang berobat ke puskesmas. Kalau memang membutuhkan pelayanan lebih lanjut, kita akan rujuk ke rumah sakit. Artinya, masyarakat tidak perlu takut soal biaya berobat, karena dengan program Wakil Gubernur (Berani Sehat) dan program Bupati (Gerbang Sehat). Tetap akan kami layani dan tidak ada penolakan karena persoalan biaya, semua gratis,” jelasnya.
Ia juga menekankan kepada seluruh pegawai Puskesmas Biak agar selalu mengedepankan pelayanan yang humanis dan tanpa diskriminasi kepada masyarakat.
“Saya selalu menekankan setelah apel pagi atau briefing pagi bahwa negara sudah mempercayakan kita untuk melakukan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, kita wajib melayani siapa pun tanpa melihat status sosial, tanpa melihat ada membawa kartu atau tidak. Semua masyarakat yang datang berobat tidak boleh ada penolakan,” tegasnya.
Melalui momentum Idul Adha ini, Puskesmas Biak berharap semangat berbagi, kepedulian sosial dan pelayanan kemanusiaan dapat terus tumbuh serta semakin mempererat hubungan antara tenaga kesehatan dan masyarakat.





