Biak, Globalrakyat.com – UPTD
Puskesmas Biak terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya perempuan usia subur (WUS), melalui inovasi DEDIKASI MAMA (Deteksi Dini Kanker Serviks dan Mamae/Payudara). Program tersebut dilaksanakan dengan metode jemput bola dari desa ke desa di wilayah kerja UPTD Puskesmas Biak.
Kepala UPTD Puskesmas Biak Kecamatan Luwuk Utara, Kabupaten Banggai, drg.IRWATI, MARS., saat diwawancarai awak media Globalrakyat.com melalui WhatsApp pada Selasa (2/6/2026) menyampaikan bahwa upaya deteksi dini sangat penting untuk mencegah meningkatnya kasus kanker serviks dan kanker payudara yang sering kali ditemukan pada stadium lanjut.
“Kami berharap masyarakat, khususnya perempuan usia subur, semakin sadar akan pentingnya melakukan pemeriksaan HPV DNA, IVA, maupun SADARI sehingga penyakit dapat dideteksi sejak dini. Dengan deteksi dini, peluang penanganan dan kesembuhan akan jauh lebih besar,” ujarnya.
Menurutnya, rendahnya tingkat pengetahuan dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini masih menjadi tantangan dalam pelayanan kesehatan. Hal tersebut terlihat dari masih rendahnya kunjungan perempuan usia subur ke fasilitas kesehatan untuk melakukan pemeriksaan serta masih ditemukannya kasus kanker serviks dan kanker payudara dalam kondisi stadium lanjut.
Untuk menjawab tantangan tersebut, UPTD Puskesmas Biak menghadirkan inovasi DEDIKASI MAMA yang memanfaatkan grup WhatsApp sebagai sarana edukasi dan penyebaran informasi kesehatan kepada masyarakat.
Melalui grup tersebut, petugas kesehatan memberikan edukasi, informasi layanan kesehatan, jadwal pemeriksaan, serta mengoordinasikan kegiatan pelayanan langsung kepada sasaran. Program ini kemudian diperkuat dengan pendekatan jemput bola, di mana petugas kesehatan turun langsung ke desa-desa untuk memberikan pelayanan deteksi dini kepada masyarakat.
Kepala UPTD Puskesmas Biak, drg.IRWATI, MARS., juga mengimbau seluruh petugas kesehatan di desa agar terus membangun kolaborasi bersama kader kesehatan dalam meningkatkan edukasi kepada masyarakat.
“Saya mengimbau kepada seluruh petugas kesehatan di desa agar terus berkolaborasi dengan kader kesehatan untuk meningkatkan edukasi kepada masyarakat, baik melalui kegiatan Posyandu maupun kunjungan rumah. Dengan kerja sama yang baik, kita dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan secara rutin,”
tambahnya.
Adapun tujuan dari inovasi DEDIKASI MAMA antara lain mempermudah pemberian edukasi dan pelayanan pemeriksaan kesehatan kepada perempuan usia subur, meningkatkan penemuan kasus kanker serviks dan kanker payudara secara dini, serta meningkatkan cakupan kunjungan pelayanan deteksi dini kanker serviks dan kanker payudara.
Program tersebut terbukti memberikan dampak positif bagi masyarakat. Selain meningkatkan pengetahuan dan kesadaran perempuan usia subur untuk melakukan pemeriksaan kesehatan, inovasi ini juga berhasil meningkatkan cakupan pelayanan kesehatan di wilayah kerja UPTD Puskesmas Biak.
Keberhasilan tersebut turut dibuktikan dengan diraihnya penghargaan atas pencapaian tertinggi deteksi dini kanker serviks dan kanker payudara melalui pemeriksaan HPV DNA, IVA, dan SADARI tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2025.
Melalui inovasi DEDIKASI MAMA, UPTD Puskesmas Biak berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini kanker serviks dan kanker payudara terus meningkat sehingga kasus dapat ditemukan lebih awal dan angka kesembuhan dapat terus ditingkatkan.





