Morowali-Utara, Globalrakyat.com – Kepala Desa (Kades) Ganda-Ganda, Haeruddin Azis, mengajak seluruh masyarakat mengakhiri perbedaan pilihan politik setelah Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 2026 selesai.
Ia meminta seluruh warga kembali bersatu dan bergandengan tangan membangun Desa Ganda-Ganda.
Hal itu disampaikan Haeruddin saat ditemui di Kantor Desa Ganda-Ganda, Jumat (10/9/2026), sehari setelah dirinya dilantik sebagai kepala desa oleh Bupati Morowali Utara.
Menurut Haeruddin, perbedaan pilihan dalam Pilkades merupakan bagian dari proses demokrasi. Namun, perbedaan tersebut tidak boleh berlanjut setelah pemilihan selesai.
“Pilkades sudah usai. Tidak ada lagi beda pilihan. Mari kita tinggalkan perbedaan dan kembali bersatu, bergandengan tangan untuk membangun desa bersama-sama,” kata Haeruddin.
Ia menegaskan, seluruh warga memiliki kedudukan yang sama dalam pembangunan desa. Karena itu, pilihan politik saat Pilkades tidak boleh menjadi alasan untuk memecah hubungan antarmasyarakat.
“Siapa pun pilihan kita kemarin, hari ini kita adalah satu keluarga dan satu masyarakat,” ujarnya.
Haeruddin menilai pembangunan desa membutuhkan keterlibatan seluruh masyarakat. Pemerintah desa tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan dan partisipasi warga.
Ia mengajak masyarakat kembali memperkuat gotong royong dalam menjalankan berbagai program desa. Termasuk menjaga keamanan, ketertiban, kerukunan, serta mengembangkan potensi desa.
“Pembangunan desa adalah tanggung jawab kita bersama. Mari menjaga persatuan, kerukunan, dan gotong royong demi kemajuan desa,” katanya.
Menurutnya, kekompakan masyarakat juga menjadi modal penting bagi pemerintah desa dalam menyelesaikan berbagai persoalan. Dengan kebersamaan, potensi desa dapat dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan warga.
Haeruddin berharap Pilkades dijadikan sebagai bagian dari proses demokrasi yang telah selesai. Setelah itu, seluruh masyarakat diminta kembali fokus pada kepentingan bersama.
“Bersatu untuk desa, bersama membangun masa depan,” pungkasnya.





