Lurah Kilongan Nasaruddin, S.Pd.,MM.Tinjau Langsung Masyarakatnya Gotong Royong Pengecoran Jalan Rusak Di Pintu Gerbang Pasar Rakyat Unjulan

Banggai, Globalrakyat.com – Antusias masyarakat dan sopir pick-up pangkalan gotong royong kerja bakti pengecoran jalan rusak benar-benar menunjukkan semangat kebersamaan yang luar biasa, pasar Rakyat Unjuln, Kilongan, Luwuk Utara Selasa 31 Desember 2024.

Antonius Sitomora ketua RW 002 Jl.Batu Raya, mengatakan kepada awak media ini bahwa gotong royong pengecoran ini benar benar dari swadaya masyarakat.

“Pengecoran ini benar benar dari swadaya masyarakat,”ucap Antonius Sitomora.

Dari pantauan awak media Haruna Papenda ketua RT 005 Jl.Batu Raya tidak hanya peduli terhadap keadaan jalan yang rusak, tetapi turun langsung ikut serta bantu membantu dalam pengecoran dan berusaha untuk menciptakan perubahan nyata dalam memperbaiki kondisi infrastruktur yang sangat dibutuhkan masyarakat sehari-hari.

Jalan yang rusak atau berlubang seringkali menimbulkan berbagai masalah, seperti kecelakaan lalu lintas, kerusakan kendaraan, atau bahkan gangguan terhadap mobilitas warga. Dengan adanya kerja bakti ini, warga dan sopir pangkalan turut berkontribusi langsung dalam meningkatkan keselamatan dan kenyamanan berkendara.

Baca Juga Berita Ini:  Satlantas Polres Banggai Bina Karakter Anak Lewat Pocil

Di tempat yang sama Nasaruddin Lurah Kilongan, mengatakan kepada awak media sangat mengapresiasi atas kerja sama masyarakat untuk memperbaiki jalan yang rusak tanpa menunggu bantuan anggaran dari pemerintah.

“Saya apresiasi sekali atas kerja sama masyarakat untuk memperbaiki jalan yang rusak tanpa menunggu bantuan anggaran dari pemerintah,”ujar Nasaruddin Lurah Kilongan.

Kegiatan kerja bakti semacam ini bukan hanya memperbaiki jalan, tetapi juga mempererat ikatan sosial antar warga, proses gotong royong ini memupuk rasa kebersamaan, di mana setiap individu saling membantu tanpa mengharapkan imbalan materi. Sopir pick-up pangkalan, yang sehari-hari bergantung pada kelancaran jalan tersebut, turut serta bekerja keras untuk memperbaiki jalan demi kebaikan bersama.

Begitu juga dengan warga, yang meski mungkin tidak langsung terdampak, namun turut merasakan manfaat dari peningkatan infrastruktur tersebut.

Melalui kegiatan ini, juga tersirat pesan penting tentang pentingnya kolaborasi antara berbagai elemen masyarakat dalam menjaga dan merawat fasilitas umum.

Ini adalah contoh nyata bagaimana masalah infrastruktur dapat diselesaikan dengan cara yang lebih partisipatif dan berkelanjutan, tanpa harus mengandalkan sepenuhnya pada pemerintah atau pihak luar.

Baca Juga Berita Ini:  Mobil Alami Laka Tunggal Masuk Ke Sawah, Polsek Batui Datangi TKP

Kerja bakti semacam ini tidak hanya menyelesaikan masalah jangka pendek, tetapi juga membangun kesadaran bersama untuk menjaga kebersihan dan kelayakan jalan ke depannya.

Kegiatan seperti ini juga dapat menjadi contoh bagi komunitas lainnya untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar. Selain manfaat langsung yang dirasakan, semangat gotong royong ini juga dapat menumbuhkan rasa memiliki terhadap fasilitas umum. Ketika masyarakat bersama-sama bekerja untuk memperbaiki dan merawat jalan, maka mereka akan lebih menghargai fasilitas yang ada dan berusaha menjaga keberlanjutannya.

Dengan adanya kerja bakti ini, diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman, nyaman, dan terjaga kualitas infrastrukturnya. Ke depannya, semangat seperti ini perlu terus dilestarikan dan menjadi bagian dari budaya masyarakat, agar tercipta kehidupan yang lebih baik dan saling mendukung antar sesama.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *