Surabaya, Globalrakyat.com – Pondok Pesantren Assalafi Alfitrah yang didirikan oleh KH A Asrori Al Ishaqi mengadakan acara rutinitas tahunan dalam rangka memperingati Maulidurrasul SAW, Haul Akbar, serta memperingati Khaul para masyayikh dan mursyid Tarekat Qadiriyah WA Naqsyandiyah, khususnya Syekh Ustman Al Ishaqi, pada Sabtu (1/2/2025). Jalan Kedinding Lor No.99, Surabaya
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari pertama, 1 Februari 2025, bertepatan dengan 3 Sya’ban 1446 H, dimulai pada pukul 18:00 WIB setelah Maghrib dengan agenda Khotmil Qur’an, Manaqib Syekh Abdul Qadir al Jailani, Dzikir Fida’, dan Sholawat yang berlangsung hingga pukul 23:00 WIB.
Acara ini dihadiri oleh ribuan jamaah, termasuk para santri putra dan putri, alumni pesantren, serta anggota Jamiyah Al Khidmah dari Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam.Beberapa jamaah dari luar negeri bahkan sudah hadir tiga hari sebelumnya untuk mempersiapkan diri dan mengikuti acara dengan penuh semangat.
Pada hari kedua, 2 Februari 2025, kegiatan dimulai pada pukul 08:00 WIB dengan Khaul Manaqib Syekh Abdul Qadir al Jailani dan peringatan Maulidurrasul SAW. Kegiatan ini dihadiri oleh ribuan jamaah yang mengikuti acara dengan khusyuk dan penuh kekhidmatan.
Adapun acara ini diselenggarakan untuk memperingati Khaul para masyayikh dan mursyid Tarekat Qadiriyah, serta untuk mempererat tali persaudaraan antar jamaah. Selain itu, acara ini juga bertujuan untuk meningkatkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW dan memperkokoh semangat dzikir, sholawat, dan istiqomah dalam mengamalkan ajaran para ulama.
Habib Umar bin Hadi Al Jailani hadir sebagai penceramah pada acara ini, dalam ceramahnya beliau mengingatkan para jamaah untuk selalu istiqomah dalam mengikuti Majelis Dzikir dan Sholawat. Habib Umar juga berharap agar para jamaah yang hadir mendapatkan barakah dari KH A Asrori Al Ishaqi dan memperoleh keberkahan dalam hidup mereka.
Dalam acara ini menjadi momen penting bagi Pondok Pesantren Assalafi Alfitrah untuk terus berkembang sebagai pusat pendidikan dan pembinaan rohani, serta menjadi sarana untuk mempererat ukhuwah Islamiyah antar jamaah dari berbagai belahan dunia.





