Salakan Bangkep, Globalrakyat.com –
Jum’at 4/10/2024 lalu, Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Luwuk Hasfar M.SE. MM meninjau lokasi Pembangunan Pelabuhan Laut di Salakan, Kabupaten Banggai Kepulauan.
Hasfar mengatakan, kedatangan mereka ke Salakan untuk berkunjung ke lokasi rencana pembangunan pelabuhan laut Salakan dan memastikan bahwa lokasi tersebut layak dan aman untuk melanjutkan pembangunan.
“Hari ini kami telah mengunjungi lokasi rencana pembangunan pelabuhan laut Salakan. Alhamdulillah kami memastikan langsung bahwa lokasi yang saat ini sudah aman untuk melanjutkan pembangunan, karena dari segi administrasi alhamdulilah sekarang sudah 90% dan anggaran pun sudah hampir ditetapkan karena sudah mulai beberapa tahap tinggal tergeletak palu,” Jelas Hasfar.
Dijelaskannya, tahap pengerjaan pelabuhan yang diharapkan akan memakan waktu selama satu tahun setengah dimulai pada bulan februari 2025 dan rampung pada bulan mei 2026.
“Insyaallah paling lambat kita akan mulai dari bulan dari februari 2025 tahap pertama dan tahap kedua 2026 selesai. Manfaatnya sebagai pelabuhan singgah Kapal Pelni Tilong Kabila dan Kapal Tol Laut pada bulan November 2026. itu rencana, dan itu sesuai dengan studi perencanaan yang kami lakukan,” Katanya.
Untuk kerampungan pembangunan, menurutnya diperlukan waktu satu setengah tahun. Insya Allah rampung pada Mei 2026, kita bisa manfaatkan pada November 2026 dengan masa pemeliharaan kurang lebih lima bulan.
Kepada Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan diucapkannya terima kasih karena sudah berupaya menyiapkan lahan hibah untuk pembangunan pelabuhan laut yang akan dibangun.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banggai Kepulauan Joko Prihantoro, S.STP. M.Si mengatakan kunjungan Kepala UPP Luwuk dalam rangka pembangunan pelabuhan Salakan.
Dimana menurutnya, Pelabuhan Salakan ini sudah lama direncanakan.
“Kami dari Dinas Perhubungan telah menyelesaikan segala macam bentuk dokumen yang dibutuhkan,” jelasnya.
“Hari ini adalah bukti bahwasanya Pelabuhan Salakan siap untuk dibangun. Ini menjadi awal dari peningkatan taraf kehidupan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Banggai Kepulauan”, tegasnya.
Untuk itu, Pemerintah berharap dengan adanya Pelabuhan Salakan di masa depan, akan memberikan nilai positif terutama dalam peningkatan pelayanan operasional di Pelabuhan Salakan menjadi urat nadi atau ujung tombak perekonomian daerah, sehingga pada gilirannya akan mampu meningkatkan taraf kehidupan dan kesejahteraan masyarakat melalui pelayanan transportasi laut yang aman, lancar, dan terjangkau oleh masyarakat luas.
Pimred (Taufik Zumri Laumarang)





