Banggai Kepulauan, Globalrakyat.com – Kebakaran hutan terjadi di sekitar Puskesmas Luksagu, Kecamatan Tinangkung Utara, Kabupaten Banggai Kepulauan, Senin (16/02/2026) sekitar pukul 12.26 Wita.
Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Banggai Kepulauan menerima laporan dari Siska Palupessy terkait adanya kebakaran di dekat fasilitas kesehatan tersebut.
Menindaklanjuti laporan itu, satu unit mobil suplai yang dipimpin Komandan Regu Sumardi bersama personel Hasrudin Latunda, Ardin Manusu, Sugianto, Hanto Muluda, dan Supriyono langsung bergerak menuju lokasi kejadian.
Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 13.44 Wita setelah menempuh jarak kurang lebih 27 kilometer dari Pos Damkar di Salakan.
Saat tiba, sejumlah warga telah berada di lokasi dan sebagian di antaranya berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya.
Menurut keterangan petugas, kebakaran diduga berasal dari aktivitas pembakaran sampah oleh warga. Kondisi cuaca yang terik disertai angin kencang menyebabkan api cepat membesar dan merembet ke area hutan gambut di belakang puskesmas.
“Ada warga yang membakar sampah di tengah terik matahari dan kondisi angin kencang. Akibatnya api membesar,” ujar Hasrudin,
petugas Damkar bagian dokumentasi.
Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan aparat desa.
Aparat desa kemudian menyampaikan imbauan kepada masyarakat melalui pengeras suara agar membantu proses pemadaman sekaligus menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
Berkat kerja sama petugas dan masyarakat, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.47 Wita, petugas kemudian kembali ke Pos Damkar di Salakan.
Kepala Desa Luksagu, Suriadi Asapa, mengatakan lahan yang terbakar merupakan lahan kosong yang berada di belakang puskesmas.
“Yang terbakar adalah lahan kosong di belakang Puskesmas, namun Alhamdulillah sudah berhasil dipadamkan,” ujarnya.
Sementara itu, tokoh pemuda Luksagu, Aco Tulemo, mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran dalam kondisi cuaca panas dan berangin guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.





