Morowali Utara, Globalrakyat.com – Pemerintah Kecamatan Petasia Barat(Petbar) merespons cepat keluhan masyarakat terkait dampak debu akibat aktivitas penambangan holing di wilayah Desa Tontowea, Kecamatan Petasia Barat, Kabupaten Morowali Utara.
Camat Petasia Barat, Sat Yun Man Bert Lauo, SH, turun langsung ke lokasi penambangan untuk memastikan penanganan terhadap laporan warga.
Camat Sat Yun Man Bert Lauo mengatakan, laporan masyarakat mengenai debu yang ditimbulkan aktivitas holing dinilai cukup serius karena berpotensi mengganggu kesehatan warga, terutama penyakit pernapasan.
“Pemerintah kecamatan bersama pemerintah Desa Tontowea menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dampak debu akibat aktivitas holing. Debu yang ditimbulkan cukup luar biasa dan berpotensi menyebabkan gangguan kesehatan,” ujar Camat saat diwawancarai, dilokasi pemambang, Rabu, 14 Januari 2025.
Lokasi penambangan tersebut berada di kawasan perbukitan atau gunung di Desa Tontowea, sekitar lima kilometer dari permukiman warga. Di lokasi itu, tercatat kurang lebih tujuh perusahaan yang melakukan aktivitas holing, yakni PT. MORINA, PT BEM, PT TMI, PT BUANA, PT TBA, PT KGM dan PT MPR.
Camat menjelaskan, tidak semua desa di Kecamatan Petasia Barat menyampaikan laporan serupa. Namun demikian, kondisi debu di wilayah permukiman warga dinilai semakin mengkhawatirkan dan perlu penanganan serius.
Menanggapi hal tersebut, pihak perusahaan menyatakan kesiapan untuk melakukan langkah-langkah pengendalian debu. Salah satunya dengan memaksimalkan penyiraman di jalur holing.
Pengawas Lapangan PT Sumber Swarna Pratama (SSP), Jois Lawidu, mengatakan pihaknya telah menginstruksikan seluruh kontraktor untuk segera melakukan penyiraman secara maksimal.
“Hari ini kami sudah mengarahkan teman-teman kontraktor untuk melaksanakan penyiraman agar debu tidak menyebar ke permukiman warga,” jelas Jois.
Dalam peninjauan lapangan tersebut, Camat Petasia Barat turut didampingi oleh Bhabinkamtibmas Brigpol Edi Kurniawan, Sekretaris Desa Tontowea Desliati Maroangi, perangkat Desa Tontowea, serta anggota Satpol PP Kecamatan Petasia Barat.





