Luwuk, Globalrakyat.com – Anggota DPD RI daerah pemilihan Sulawesi Tengah, Febriyanthi Hongkiriwang, menghadiri Rapat Koordinasi Sistem Kelistrikan bersama jajaran PT PLN (Persero), Jumat (13/3/2026), di Ruang Tapir, Hotel Estrella Luwuk, Kabupaten Banggai.
Rapat tersebut membahas berbagai persoalan kelistrikan di sejumlah wilayah Sulawesi Tengah, khususnya terkait upaya peningkatan infrastruktur dan langkah strategis untuk meminimalkan pemadaman listrik di beberapa daerah.
Pertemuan ini turut dihadiri Bupati Banggai Amirudin, Bupati Morowali Utara Delis Julkarson Hehi, Direktur Manajemen Pembangkitan PT PLN (Persero) Rizal Calvary Marimbo, General Manager UIP Sulawesi I Gusti Made Aditya San Adhinatha, serta General Manager UID Suluttenggo Usman Bangung.
Dalam forum tersebut, Febriyanthi Hongkiriwang menekankan bahwa tiga wilayah industri utama di Sulawesi Tengah, Morowali, Morowali Utara, dan Banggai, mengalami pertumbuhan ekonomi yang sangat pesat. Menurutnya, kondisi tersebut harus didukung oleh layanan listrik yang andal dan merata.
“Morowali, Morowali Utara, dan Banggai adalah wilayah dengan pertumbuhan ekonomi yang sangat cepat di Sulawesi Tengah. Tidak elok jika daerah dengan aktivitas ekonomi tinggi justru masih sering mengalami gangguan listrik. Infrastruktur kelistrikan harus mampu mengikuti laju perkembangan daerah ini,” ujar Febriyanthi.
Ia juga mengapresiasi respons cepat PLN terhadap berbagai laporan masyarakat terkait gangguan listrik di daerah.
“Setidaknya setiap laporan yang kami sampaikan sudah mendapat tanggapan. Itu memberi harapan bahwa persoalan kelistrikan benar-benar diperhatikan dan sedang dicarikan solusinya,” katanya.
Febriyanthi juga mengungkapkan beberapa wilayah yang masih menghadapi persoalan kelistrikan, di antaranya Kabupaten Tojo Una-Una, Banggai, Banggai Kepulauan, dan Banggai Laut. Menurutnya, sebagian gangguan terjadi akibat jaringan lama yang belum sepenuhnya diperbarui.
Selain itu, ia berharap PLN dapat mempercepat rencana interkoneksi jaringan transmisi guna memperkuat sistem kelistrikan di kawasan tersebut.
“Kami berharap ada solusi jangka panjang, termasuk interkoneksi jaringan transmisi dari Luwuk, Tojo Una-Una hingga Tentena. Dengan jaringan yang lebih kuat dan baru, pasokan listrik akan jauh lebih stabil,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Manajemen Pembangkitan PT PLN (Persero) Rizal Calvary Marimbo menyatakan pihaknya tengah menyiapkan langkah penyelesaian baik jangka pendek maupun jangka menengah untuk mengatasi berbagai persoalan kelistrikan di wilayah Sulawesi Tengah.
Menurut Rizal, stabilitas listrik menjadi perhatian serius, terlebih saat ini masyarakat tengah menjalani bulan Ramadan.
“Kami memahami bahwa di bulan Ramadan kebutuhan listrik masyarakat meningkat. Pemadaman tentu akan menimbulkan banyak keluhan pelanggan. Karena itu kami berupaya memastikan sistem kelistrikan tetap terjaga dan gangguan dapat diminimalkan,” kata Rizal.
Ia menegaskan PLN akan terus melakukan evaluasi terhadap kondisi jaringan serta mempercepat perbaikan infrastruktur kelistrikan di wilayah yang masih rawan gangguan.
Rapat koordinasi tersebut diharapkan dapat menghasilkan langkah konkret untuk memperkuat sistem kelistrikan di Sulawesi Tengah, terutama di wilayah-wilayah yang tengah mengalami pertumbuhan ekonomi pesat.
Kabiro Morut : Urapan A.Gogali





