Morowali Utara, Globalrakyat.com –Pengiriman barang melalui jasa kontainer di Pelabuhan Kolonodale, Kabupaten Morowali Utara, belum dimanfaatkan secara optimal oleh para pelaku usaha maupun masyarakat.
Hal ini menyebabkan angkutan balik kapal tol laut logistik dari wilayah timur Indonesia masih sering kosong tanpa muatan.
Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas III Kolonodale, Capt. Robby Riatman, S.Pel., MM, mengungkapkan kondisi tersebut saat ditemui usai kegiatan Jumat Bersih bersama staf di area lapangan penumpukan kontainer, Jumat (11/4/2025).
“Sayang sekali, padahal Kementerian Perhubungan sudah menyediakan kapal dengan rute Makassar-Bungku-Kolonodale-Makassar, tapi sampai sekarang muatan balik dari Kolonodale masih relatif kosong,” ungkapnya.
Capt. Robby berharap, dinas terkait dan seluruh pemangku kepentingan dapat mendorong pelaku usaha untuk memanfaatkan fasilitas kontainer yang sudah tersedia. Menurutnya, ini merupakan peluang besar, apalagi muatan balik kapal tol laut diberikan potongan harga atau diskon.
“Kami harapkan para pengusaha bisa melihat potensi ini. Kapal sudah ada, rute sudah berjalan, bahkan muatan balik ada diskon. Tinggal bagaimana kemauan kita untuk memaksimalkannya,” tambahnya.
Dalam kegiatan Jumat Bersih tersebut, staf KUPP Kolonodale juga melakukan pemangkasan dan penebangan pohon, termasuk pohon kelapa yang berada di area lapangan penumpukan kontainer, sebagai bagian dari penataan fasilitas pelabuhan.





