Buol, Globalrakyat.com – Seorang penyandang disabilitas di Desa Busak 1, Kecamatan Karamat, Kabupaten Buol, Provinsi Sulawesi Tengah, menyampaikan keluhan terkait bantuan rumah layak huni yang menjanjikan Pemerintah Desa sejak tahun 2015, namun hingga kini belum terealisasi.
Abd Wahid Arifin, warga penyandang disabilitas tersebut, mengaku masih tinggal di rumah tidak layak huni dan tidak aksesibel bagi penyandang disabilitas.
“Kami sangat mengharapkan bantuan dari Pemda agar dapat memiliki tempat tinggal yang aman, nyaman, dan sesuai kebutuhan kami, Pak,” ujarnya saat ditemui tim media Globalrakyat.com, Senin (3/11/2025).
Menurutnya, kondisi rumahnya saat ini cukup memprihatinkan. Atap bocornya, dinding retak, serta tidak memiliki sanitasi yang memadai. Selain itu, rumahnya juga tidak dilengkapi fasilitas pendukung mobilitas seperti ramp, pegangan tangan, maupun toilet khusus.
“Program bantuan rumah layak huni ini juga kurang tersosialisasi kepada kami para penyandang disabilitas,” tambah Wahid.
Ia mengungkapkan, pada tahun 2015 dirinya sempat didata oleh Pemerintah Desa dan diminta menyiapkan pondasi rumah sebagai syarat mendapatkan bantuan tersebut.
“Dengan keterbatasan, saya berusaha membuat pondasi, tapi sampai sekarang bantuan itu tidak pernah ada, Pak,” ucap Wahid dengan nada haru.
Kini, Wahid yang hanya memiliki satu tangan, tinggal bersama istri dan anak di rumah milik saudaranya. Untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, ia membuat kerajinan berupa pisau dapur dan parang yang dijual ke warga sekitar.
Menangapi hal ini, tim Globalrakyat.com langsung mengonfirmasi Dinas Sosial Kabupaten Buol. Sekretaris Dinas Sosial, Sulasri, SH, menjelaskan bahwa program bantuan rumah layak huni kini sudah beralih ke Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim).
“Kalau dulu bisa melalui Dinas Sosial, tapi sekarang programnya sudah di Dinas Perkim, Pak,” ujarnya.
Selanjutnya tim media mendatangi Kantor Dinas Perkim Kabupaten Buol. Kepala Dinas Perkim, Suleman N. Ain, menyatakan bahwa Pemda akan segera melakukan evaluasi terhadap program bantuan perumahan yang layak.
“Kami akan meninjau kembali standar kelayakan dan memastikan bantuan diberikan tepat sasaran serta sesuai dengan kebutuhan penyandang disabilitas,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa pihaknya akan meningkatkan sosialisasi program bantuan dan melibatkan perwakilan penyandang disabilitas dalam perencanaan maupun pelaksanaannya.
“Saya juga akan mengoordinasikan hal ini kepada Pak Bupati, semoga mendapat respon khusus bagi masyarakat penyandang disabilitas,” tegas Suleman.
Di akhir pernyataannya, ia menyampaikan penghargaan kepada wartawan Globalrakyat.com yang telah membantu masyarakat dalam mengawali isu-isu sosial.
“Saya sangat berterima kasih kepada teman-teman wartawan Globalrakyat.com yang telah ikut membantu dan mendampingi masyarakat dalam hal seperti ini,” tutupnya.





