Mayumba, Globalrakyat.com – Sebanyak 900 remaja dari berbagai jemaat mengikuti kegiatan Perkemahan Persekutuan Remaja Klasis Mori Atas yang digelar di Jemaat GKST Betesda Mayumba, Kecamatan Mori Utara, Kabupaten Morowali Utara, Sabtu (14/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama empat hari ini menjadi momen bersejarah karena untuk pertama kalinya perkemahan remaja dilaksanakan di lingkup Klasis Mori Atas.
Acara diawali dengan ibadah pembukaan yang dipimpin oleh Pdt. Grace Walewangko, S.Th, sebelum kemudian secara resmi dibuka oleh Bupati Morowali Utara, Dr. dr. Delis Julkarson Hehi. MARS.
Bupati hadir bersama istrinya, Febriyanthi Hongkiriwang, S.Si, Apt, anggota DPD RI Daerah Pemilihan Sulawesi Tengah yang pada kesempatan tersebut juga menjadi pemateri bagi para peserta.
Perkemahan yang diselenggarakan oleh Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST) melalui Persekutuan Remaja Klasis Mori Atas ini menjadi wadah pembinaan iman dan karakter generasi muda gereja melalui berbagai kegiatan rohani, lomba kreativitas, serta pembinaan kepemimpinan.
Ketua Panitia Perkemahan, Pdt. Ertonis Tobeonda, S.Th, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pertemuan remaja, melainkan proses pembentukan karakter yang berakar pada nilai-nilai Kristiani.
Menurutnya, investasi terbesar gereja bukan hanya membangun gedung, tetapi membina generasi muda yang memiliki iman kuat.
“Jika dihitung, dana ratusan juta rupiah bisa saja digunakan untuk membangun sebuah gedung gereja. Namun sesungguhnya gereja yang sejati adalah manusia. Ketika kita membina remaja dengan iman yang kuat dan karakter Kristus, maka kita sedang membangun ribuan ‘gereja hidup’,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa para pembina remaja bekerja dengan penuh dedikasi tanpa memperhitungkan tenaga, waktu, maupun biaya.
“Kami tidak menghitung pengorbanan tenaga, pikiran, maupun materi. Semua dilakukan agar iman anak-anak Tuhan tidak ‘tabola-bale’, tetapi semakin kuat dan bertumbuh,” katanya.
Ketua panitia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, majelis klasis, para pendeta pembina remaja, kepala desa, serta masyarakat Desa Mayumba yang telah berpartisipasi menjadi tuan rumah kegiatan.
Sementara itu, Ketua Majelis Klasis Mori Atas, Pdt. Jeffriyanto Tungele, S.Th, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang diikuti ratusan remaja tersebut.
Ia menjelaskan bahwa sekitar 900 remaja dilepas oleh orang tua dan jemaat untuk mengikuti pembinaan iman selama empat hari di lokasi perkemahan.
“Kami bersyukur karena 900 remaja ini dipercayakan oleh orang tua dan jemaat untuk dibina dalam kegiatan perkemahan ini. Mereka adalah generasi yang kelak akan menjadi pemimpin gereja dan masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan ini menjadi langkah awal yang penting dalam pembinaan generasi muda gereja di wilayah Klasis Mori Atas.
“Siapa tahu dari 900 remaja ini, lima sampai sepuluh tahun ke depan akan lahir para pendeta, pemimpin gereja, bahkan pemimpin daerah. Karena itu pembentukan karakter harus dimulai sejak sekarang,” tambahnya.
Dalam sambutannya, Bupati Delis Julkarson Hehi menegaskan bahwa remaja memiliki peran penting dalam masa depan gereja, daerah, bahkan dunia.
“Remaja hari ini adalah masa depan gereja, masa depan daerah, bahkan masa depan dunia. Karena itu kalian harus dipersiapkan dengan iman, karakter, dan semangat yang kuat,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan para peserta agar memiliki keyakinan bahwa setiap orang memiliki nilai dan masa depan yang baik di mata Tuhan, terlepas dari latar belakang keluarga.
“Tidak peduli siapa kita dan dari keluarga seperti apa kita berasal, setiap orang berharga di mata Tuhan. Tuhan memiliki rencana terbaik bagi kehidupan setiap anak muda,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Febriyanthi Hongkiriwang juga memberikan materi kepada para peserta dengan tema “Remaja Gereja Berkarakter Kristus.”
Melalui materi tersebut, ia mendorong para remaja untuk membangun karakter Kristiani yang kuat, memiliki integritas, serta mampu menjadi teladan di tengah berbagai tantangan zaman.
Bupati Delis berharap kegiatan perkemahan perdana ini dapat melahirkan generasi muda yang tangguh, beriman, serta mampu memberi kontribusi nyata bagi gereja dan pembangunan daerah di masa depan.
Acara juga diisi dengan penyematan selempamg secara simbolis finalis Duta Remaja Klasis Mori Atas, oleh Bupati Delis dan Senator Febriyanthi Hongkiriwang kepada perwakilan dari Duta Remaja Jemaat Siloam Saemba, Celly Indriani Ntore dan Kingli Marcello Lompande.
Sumber (Ryo)
Kabiro Morut : Urapan A.Gogali





