Luwuk, Banggai (Sulteng) — Pengurus Persatuan Jurnalis Siber (PJS) Cabang Kabupaten Banggai menggelar rapat koordinasi (rakor) perdana di Luwuk sebagai langkah awal menyambut pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Tojo Una-Una (Touna) pada akhir 2025.
Rakor ini dihadiri oleh Pembina PJS Banggai AT Bajuber, Ketua Abdul Muis Tunekon, Sekretaris Marontoh, Bendahara Rival Laumarang, serta sejumlah kepala divisi.
Ketua PJS Banggai, Abdul Muis Tunekon, dalam arahannya menyampaikan bahwa tiga pengurus inti akan mengikuti UKW, yakni dirinya (CNN Indonesia), Sekretaris Marontoh (Media Polisi), dan Bendahara Rival Laumarang (Global Rakyat).
“Keikutsertaan ini bukan hanya untuk memenuhi kewajiban, tetapi juga sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan profesionalisme pengurus dalam menjalankan tugas-tugas jurnalistik,” ujarnya.
Selain membahas UKW, rakor juga merumuskan agenda Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) PJS yang direncanakan digelar di Ampana, Kabupaten Touna. Kegiatan tersebut akan melibatkan peserta UKW dan perwakilan media anggota PJS Banggai.
Pembina PJS Banggai, AT Bajuber, menekankan pentingnya penyelesaian aspek legalitas organisasi dan penyiapan sekretariat tetap sebagai bagian dari penguatan kelembagaan.
“Saya berharap seluruh pengurus dapat segera menuntaskan aspek legal formal agar PJS Banggai memiliki posisi yang kuat dan kredibel di mata publik,” tegasnya.
Senada, Divisi Hukum PJS Banggai, Yusak Siyahaya, menyampaikan apresiasi atas saran pembina, sekaligus menekankan pentingnya profesionalisme dan etika dalam menjalankan roda organisasi.
“Sebagai insan pers, kita wajib menjunjung tinggi etika jurnalistik dan bekerja sesuai amanat UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers serta Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik,” jelasnya.
Rakor perdana ini berlangsung penuh keakraban dan diwarnai sesi diskusi terbuka terkait penguatan organisasi ke depan. Diketahui, PJS Cabang Banggai baru saja dilantik pada 2 Oktober 2025 di Aula UPP Syahbandar Kelas II Luwuk.





