Polisi Di Pelabuhan Luwuk Gagalkan Penyelundupan Ratusan Botol Cap Tikus Ke Pulau Taliabu

Luwuk, Globalrakyat.com – Aparat Kepolisian dari Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan (KP3) Luwuk kembali berhasil menggagalkan upaya penyelundupan minuman keras (miras) tradisional jenis Cap Tikus di Pelabuhan Rakyat Luwuk, yang terletak di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai.

Kapolsubsektor Kawasan Pelabuhan Luwuk, Ipda James N. Runtu, mengungkapkan bahwa penggagalan tersebut terjadi pada Senin malam, sambil bersama anggota piket tengah melakukan penggeledahan rutin terhadap kapal yang akan berangkat menuju Pelabuhan Bobong, Wayo, Kecamatan Taliabu, Pulau Taliabu, Provinsi Maluku Utara.

“Dari hasil patroli di atas Kapal, kami menemukan dua karung mencurigakan,” ujar Ipda James saat memberikan keterangan pada Selasa (2/9/2025) siang.

Karung tersebut kemudian diperiksa lebih lanjut dan ditemukan dus berisi botol air mineral yang ternyata berisi miras tradisional jenis Cap Tikus.

Baca Juga Berita Ini:  Komisaris PELNI Tinjau Pelabuhan Luwuk, Apresiasi Ketertiban Embarkasi Dan Sinergi Lintas Instansi

“Barang tersebut didesain sedemikian rupa dikemas dalam botol air mineral 600 ml, namun setelah diperiksa lebih lanjut, terbukti itu adalah Cap Tikus,” jelasnya.

Barang bukti Miras yang diamankan, lebih lanjutnya yakni sebanyak 100 botol kemasan air mineral ukuran 600 ml siap mati.

“Satu dus berisi 50 botol ukuran 600 ml. Jadi totalnya 100 botol,” terangnya.

Pihak kepolisian saat ini sedang menyelidiki pemilik barang dan tujuan akhir dari miras tersebut, serta memastikan apakah ada jaringan penyelundupan yang terlibat.

“Identitas pemilik barang ini sudah kami ketahui, dan akan dilakukan panggilan untuk dimintai keterangan,” imbuh James.

Menurutnya, pihak KP3 Luwuk akan mengintensifkan melakukan pengawasan dan pemeriksaan di area pelabuhan guna mencegah terjadinya penyelundupan barang-barang terlarang dan berbahaya.

Baca Juga Berita Ini:  Polsek Batui Evakuasi Mayat Pria Di Pondok Kebun Sinorang

“Kami akan terus melakukan pengawasan di area pelabuhan demi mencegah peredaran miras ilegal yang bisa meresahkan,” tutup masyarakat Ipda James.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *