Luwuk, Globalrakyat.com – PT PELNI (Persero) Cabang Luwuk mengeluarkan peringatan keras kepada seluruh masyarakat dan calon penumpang agar tidak melakukan pembayaran tiket ke nomor rekening yang dikirimkan melalui saluran komunikasi pribadi (WhatsApp/SMS). Pada
Kepala Cabang Luwuk, Bapak Rachmat Hidayat, menegaskan bahwa modus penipuan menggunakan Virtual Account (VA) bank swasta yang dikirim via pesan pribadi adalah Fiktif dan Melanggar Prosedur Keuangan Perusahaan.
PEMBAYARAN RESMI HANYA MELALUI SISTEM: Pembayaran tiket PELNI yang sah wajib dilakukan melalui Kode Bayar Resmi yang dikeluarkan setelah booking melalui website, aplikasi, atau loket resmi.
REKENING VIRTUAL ACCOUNT / VA PERSONAL ADALAH FRAUD: PT PELNI tidak pernah meminta calon penumpang mentransfer dana pembelian tiket ke nomor rekening bank swasta yang dikirim secara personal.
TINDAKAN KERAS BAGI OKNUM: Manajemen akan menindak tegas (pemecatan hingga jalur hukum) setiap oknum internal atau mitra yang terlibat dalam memfasilitasi penipuan transaksi keuangan ini.
HENTIKAN TRANSAKSI MENCURIGAKAN: Laporkan segera upaya penipuan ke Contact Center PELNI 162 atau Kantor Cabang Luwuk terdekat.
“Jangan pernah pertaruhkan uang Anda. Pembayaran ke rekening personal/WA berarti Anda telah menjadi korban penipuan. Pastikan transaksi Anda melalui jalur yang transparan dan terintegrasi,” tutup Rachmat Hidayat.





