Ribuan Peserta BPJS Nonaktif Terancam, Pemkab Morowali Utara Gerak Cepat Jaga Status UHC

Morowali Utara, Globalrakyat.com – Pemerintah Kabupaten Morowali Utara melalui Dinas Kesehatan bergerak cepat merespons keluhan masyarakat terkait banyaknya kepesertaan BPJS Kesehatan yang dinonaktifkan.

Langkah ini diambil guna menjaga keberlanjutan Universal Health Coverage (UHC) yang baru saja diraih Morowali Utara dengan kategori Utama.

Isu tersebut mengemuka dalam Pertemuan Lintas Sektor Bidang Kesehatan (Lokakarya Mini Lintas Sektor/Lokmin Linsek) yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Petasia, Senin (9/2/2026).

Dalam forum tersebut, masyarakat mempertanyakan penyebab tidak aktifnya kartu BPJS Kesehatan yang mereka miliki.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Morowali Utara, Arif Paskal Pokonda, SST, M.Kes, menjelaskan bahwa penonaktifan tersebut merupakan dampak dari kebijakan penyesuaian data peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI JK) oleh Kementerian Sosial.

“Setelah Morowali Utara menerima penghargaan UHC kategori Utama, tentu sangat disayangkan jika capaian ini justru terancam turun akibat penonaktifan kepesertaan BPJS masyarakat. Karena itu, demi kepentingan masyarakat dan keberlanjutan UHC daerah, kami langsung meminta BPJS untuk segera melakukan reaktivasi melalui Program Morut Sehat,” tegas Arif.

Baca Juga Berita Ini:  Selamat Dan Sukses Atas Pelantikan Bupati Dan Wakil Bupati Morowali Utara

Berdasarkan surat resmi Dinas Kesehatan Morowali Utara kepada BPJS Kesehatan Cabang Luwuk, tercatat sebanyak 6.184 jiwa peserta PBI JK dinonaktifkan, serta 7.312 jiwa peserta PBPU Pemda (Morut Sehat) dialihkan kembali menjadi peserta PBI JK setelah melalui proses validasi data kependudukan.

Langkah ini diambil sebagai jawaban atas meningkatnya keluhan masyarakat yang mendapati kartu BPJS mereka tidak lagi aktif saat hendak mengakses layanan kesehatan.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Morowali Utara, Akbar, SKM, AAAK, menyampaikan apresiasi tinggi atas respons cepat dan komitmen Pemerintah Daerah Morowali Utara.

“Kami sangat mengapresiasi komitmen Pak Bupati bersama Dinas Kesehatan Morowali Utara. Begitu ada dampak penonaktifan PBI JK dari Kemensos, Pemda langsung sigap mengalihkan peserta nonaktif menjadi tanggungan Pemda melalui Program Morut Sehat. Ini langkah luar biasa dan sangat berpihak pada masyarakat,” ujar Akbar.

Baca Juga Berita Ini:  Penanaman Perdana PSR Di Mamosalato, Pemerintah Dan Petani Bergerak Bersama

Akbar menambahkan, saat ini proses reaktivasi kepesertaan masih terus berjalan dan ditangani langsung oleh BPJS Kesehatan Cabang Luwuk, agar masyarakat Morowali Utara dapat kembali memperoleh jaminan layanan kesehatan tanpa hambatan.

Dengan langkah cepat dan sinergi lintas sektor ini, Pemerintah Kabupaten Morowali Utara menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh masyarakat tetap terlindungi dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) serta mempertahankan status UHC yang telah diraih.

Sumber : (Ryo)
Kabiro Morut : Urapan A.Gogali

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *