Stabilitas Pangan Jadi Prioritas, Sat Reskrim Polres Buol Terjunkan Unit Tipidter Pantau Fluktuasi Harga Pasar

Buol, Globalrakyat.com – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Buol bergerak cepat dalam menjaga rantai pasok dan stabilitas harga bahan pokok di wilayah Kabupaten Buol.

Pada Minggu pagi (15/02/2026), Unit II Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) sekaligus pendataan intensif terhadap harga pangan di sejumlah titik vital perdagangan.

Langkah ini diambil menyusul terbitnya Surat Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2026 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan.

Fokus utama kegiatan ini adalah memastikan hak konsumen terlindungi dan mencegah adanya praktik spekulasi harga yang dapat memicu inflasi daerah.

Kegiatan tersebut menyasar dua lokasi utama, yakni area pertokoan di Kelurahan Buol dan Pasar Kampung Bugis di Kecamatan Biau.

Personel Tipidter menyisir satu per satu lapak pedagang dan toko kelontong besar untuk mencocokkan harga jual di tingkat pengecer dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Kasat Reskrim Polres Buol, AKP Jordan R. Z. Pelokilla, menyatakan bahwa kehadiran Polri di tengah pasar bukan untuk menakut-nakuti pedagang, melainkan sebagai bentuk pengawasan preventif.

Baca Juga Berita Ini:  Guna Pastikan Wilayah Kondusif, Subsatgas Polsek Bunobogu Gelar Patroli Sambangi Panwascam

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat Buol dapat menjangkau kebutuhan pokok dengan harga yang wajar.

Fokus kami adalah mengawal kebijakan pemerintah pusat terkait harga dan mutu pangan.

Jangan sampai ada oknum yang memanfaatkan situasi untuk mengambil keuntungan tidak wajar di atas penderitaan masyarakat,” tegas AKP Jordan.

Berdasarkan hasil pemantauan di beberapa titik seperti Toko Herman dan Toko Sinar Wajo, data menunjukkan harga komoditas utama masih berada dalam koridor yang terkendali.

– Beras: Untuk jenis Premium dibanderol Rp 14.900/kg, sementara jenis Medium berada di angka Rp 13.500/kg.

Meski stok beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) dilaporkan nihil di beberapa toko, pasokan beras komersial terpantau mencukupi.

– Bumbu Dapur & Sayuran: Harga bawang merah dan bawang putih tercatat kembar di angka Rp 40.000/kg.

Sementara itu, harga cabai rawit merah bertahan di Rp 40.000/kg dan cabai keriting di angka Rp 25.000/kg.

– Harga minyak goreng (Minyak Kita) dan gula pasir terpantau seragam di angka Rp 19.000

Baca Juga Berita Ini:  Polres Buol Pastikan Perayaan Imlek 2576 di Vihara Berjalan Aman Dan Lancar

“Hingga saat ini, fakta di lapangan menunjukkan harga pangan masih relatif stabil dan sama dengan periode sebelumnya.

Belum ditemukan adanya lonjakan harga yang ekstrem,” tambah AKP Jordan.

Selain memantau harga, personel Sat Reskrim juga menaruh perhatian serius pada legalitas usaha.

Ditemukan beberapa pelaku usaha yang belum mengantongi Nomor Induk Berusaha (NIB).

Menanggapi hal tersebut, pihak Kepolisian memberikan teguran lisan yang bersifat edukatif.

Para pedagang dihimbau untuk segera mengurus Izin Usaha Perdagangan serta Izin Pengemasan Beras.

Hal ini penting agar produk yang sampai ke tangan masyarakat telah memenuhi standar keamanan dan mutu yang diatur oleh undang-undang.

“Kami mendorong para pedagang untuk tertib administrasi.

Izin pengemasan itu penting agar konsumen tahu apa yang mereka beli kualitasnya terjamin.

Kami memberikan himbauan agar tidak ada yang menjual di atas HET atau harga acuan pemerintah (HAP).

Jika di kemudian hari ditemukan pelanggaran sengaja atau penimbunan, tentu akan ada tindakan tegas sesuai hukum yang berlaku,” pungkas AKP Jordan.

Kabiro Buol : Syamsul J.Idris

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *