Salakan, Globalrakyat.com – Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan melalui Tim Satuan Tugas (Satgas) melakukan peninjauan ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Salakan pada Senin (15/9/2025). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut laporan masyarakat mengenai dugaan bahan bakar jenis Pertalite yang tercampur air dan menyebabkan gangguan pada beberapa kendaraan.
Tim Satgas yang hadir terdiri dari sejumlah pejabat daerah, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Edison E. Moligay, S.Sos., M.A.P., Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Halima Umar Hamid, S.Sos., Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Dra. Jeane B. Rorimpandey, Kepala Dinas Perikanan Ir. Ferdy Selamat, ST., M.Si., Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Ratnasari N. Turungku, SKM., MPH., Pejabat Bagian Ekonomi Pembangunan Sekretariat Daerah Banggai Kepulauan yang diwakili Nathan Iring Frans Tappi, S.E., M.A.P., Kepala Bidang Perizinan dan Penguatan Daya Saing Produk Perikanan, Ersandy Kasan, S.Pi., Pejabat Penyidik ASN Kasi Penegakan Bidang Penegakan Perda dari Satpol PP, Adi Stiven Maukar, S.Sos.
Dalam peninjauan tersebut, Tim Satgas bertemu langsung dengan pemilik SPBU Salakan, Yeri Ludong, serta melakukan pemeriksaan pada instalasi dan sistem distribusi BBM, khususnya tangki penyimpanan Pertalite.
Yeri Ludong menjelaskan bahwa penanganan teknis sudah dilimpahkan kepada Manajer SPBU, Marsono. Marsono membenarkan adanya kejadian tercampurnya BBM dengan air, yang berdampak pada gangguan mesin kendaraan konsumen.
“Kejadian ini disebabkan perembesan air hujan ke area dombak. Saat proses rehabilitasi area bongkar dan pengecoran lantai, permukaan lantai sejajar dengan penutup dombak sehingga air hujan merembes masuk ke tangki pendam,” jelas Marsono.
Ia menambahkan bahwa tim teknis SPBU sudah melakukan perbaikan, dan saat ini operasional SPBU kembali normal tanpa gangguan pelayanan.
Pemerintah Daerah menegaskan komitmennya memastikan kualitas pelayanan publik, termasuk distribusi BBM yang aman dan sesuai standar. Tim Satgas meminta pengelola SPBU meningkatkan pengawasan dan pemeliharaan sistem secara berkala agar kejadian serupa tidak terulang.
Kabiro Bangkep/Balut: Halil





