Morut, Globalrakyat.com – Umat Katolik di Desa Tananagaya, Kecamatan Mamosalato, Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah, melaksanakan Ibadah Jumat Agung dengan penuh khidmat di Gereja Katolik Santa Maria Diangkat ke Surga, Jumat, 18 April 2025.
Ibadah dimulai pukul 15.00 WITA dan berakhir sekitar pukul 16.30 WITA, dipimpin oleh Diakon Pro. Yohanes Eko Wulan Purnomo.
Diakon Yohanes menjelaskan bahwa Jumat Agung merupakan momen penting dalam tradisi Gereja Katolik untuk mengenang sengsara dan wafat Kristus di kayu salib demi menebus dosa umat manusia.
“Jumat Agung adalah waktu bagi kita untuk merenungkan penderitaan Kristus. Dengan meresapi jalan salib-Nya, kita diajak untuk lebih berserah diri kepada Kristus dan menjadi perpanjangan tangan-Nya dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Diakon Yohanes.
Sebelum Ibadah Jumat Agung, umat juga mengadakan prosesi Jalan Salib pada pagi hari pukul 07.00 WITA sebagai bagian dari rangkaian perayaan Pekan Suci.
Ketua Umat Katolik Desa Tananagaya, Antonius Yulianto, S.Pd, menjelaskan bahwa umat Katolik di desa tersebut terdiri dari sekitar 140 jiwa yang terbagi dalam delapan kepala keluarga.
Umat di Tananagaya masuk dalam wilayah Paroki Santo Paulus Toili, Kabupaten Banggai, yang berada di bawah Keuskupan Manado.
Selain delapan kepala keluarga yang terdata, ada juga umat yang ikut beribadah namun belum tercatat secara resmi, biasanya mereka adalah pekerja dari perusahaan-perusahaan di sekitar desa.
Gereja Santa Maria Diangkat ke Surga sendiri telah berdiri sejak tahun 1994 dan menjadi pusat kegiatan rohani umat Katolik di desa tersebut.
Kaperwil Sulteng : J.Michael Sorisi





