Jakarta Selatan, Globalrakyat.com – Kabupaten Morowali Utara kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan tingkat nasional Satya JKN Awards 2026.
Penghargaan itu diserahkan dalam acara khusus di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Jumat (30/10/2026).
Pemberian penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi tertinggi bagi badan usaha dan pemerintah daerah yang patuh dalam mendukung program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Yang cukup menarik, dari 13 kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Tengah, hanya Morut satu-satunya yang mendapatkan penghargaan yang diselenggarakan BPJS Kesehatan ini.
Penghargaan di tingkat nasional ini sekaligus membuktikan bahwa pemerintah daerah Morowali Utara memiliki komitmen yang kuat di bidang kesehatan masyarakat.
Sebelumnya, pada bulan Januari 2026, Morowali Utara juga menerima penghargaan Universal Health Coverage (UHC) kategori utama dari BPJS Kesehatan.
Penghargaan tertinggi ini sebagai bukti keberhasilan Pemda Morut dalam memastikan cakupan dan keaktifan kepesertaan JKN bagi masyarakat.
Penghargaan Satya JKN Awards 2026 bagi Morut diterima langsung oleh Bupati Morut Dr. dr. Delis Julkarson Hehi, MARS.
Selain Morut, penghargaan untuk tingkat kabupaten juga diraih Kabupaten Luwu Timur, Provinsi Sulawesi Selatan. Dengan demikian, dari 416 kabupaten se Indonesia, hanya dua kabupaten yang mendapatkan yakni Morowali Utara (Sulteng) dan Luwu Timur (Sulsel).
Kemudian untuk tingkat kota, dari 98 kota se Indonesia hanya dua kora yang meraih penghargaan yakni Kota Denpasar dan Kota Surabaya.
Selanjutnya untuk tingkat provinsi, dari 38 provinsi di Indonesia hanya empat provinsi yang mendapatkan penghargaan yakni Provinsi DI Yogyakarta, Jawa Timur, Sulawesi Tenggara dan Bali.
Pada kesempatan yang sama, sebanyak 80 badan usaha juga memperoleh penghargaan atas komitmen yang tinggi mendukung kepatuhan dan keberlanjutan program JKN.
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito menyatakan keberhasilan program JKN tidak cukup diukur dari jumlah penduduk yang terdaftar sebagai peserta.
“Kepesertaan aktif, kepatuhan seluruh pihak dan kesinambungan perlindungan kesehatan juga menjadi faktor penting dalam mewujudkan jaminan kesehatan semesta atau Universal Health Coverage,” ujarnya.
Sumber : (Ale/Ryo)
Kabiro Morut : Urapan A.Gogali





