Bangkep, Sulteng, Globalrakyat.com – Pemerintah Kecamatan Liang memberikan apresiasi tinggi kepada Desa Bajo atas upaya konkret dan hasil nyata dalam menurunkan angka stunting di wilayahnya.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Camat Liang, Irpan Majang, SH, saat menghadiri kegiatan Rembuk Stunting yang diselenggarakan oleh Pemerintah Desa Bajo di Gedung Balai Pertemuan Umum (BPU), Kecamatan Liang, Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep), Sulawesi Tengah.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Penjabat Kepala Desa Bajo, Try Herlianto Surdana, bersama jajaran Badan Permusyawaratan Desa (BPD), aparat desa, serta pendamping desa. Hadir pula Kepala Puskesmas Saleati, Sutrisno Kobunggol, S.Kep, perwakilan Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), serta Tim Percepatan Pencegahan dan Penanganan Stunting (TP3S).
Dalam sambutannya, Camat Liang menyampaikan bahwa penurunan angka stunting di Desa Bajo menjadi bukti nyata tingginya kepedulian pemerintah desa terhadap isu kesehatan masyarakat.
“Data dari penyuluhan kesehatan menunjukkan bahwa jumlah anak stunting di Desa Bajo terus menurun secara bertahap, bahkan saat ini tersisa sekitar dua hingga tiga anak,” ungkap Irpan Majang.
Ia juga menekankan pentingnya pemahaman masyarakat tentang gejala dan pencegahan stunting sejak dini, khususnya melalui asupan gizi yang cukup bagi ibu hamil dan bayi.
“Kepada para ibu, jangan lupa menyisihkan ikan hasil tangkapan untuk konsumsi keluarga. Jangan semua ditimbang dan dijual, karena ikan adalah sumber gizi penting bagi balita,” pesan Irpan, mengingatkan bahwa sebagian besar warga Bajo berprofesi sebagai nelayan.
Sebagai bentuk perhatian dan dukungan, acara ditutup dengan penyerahan santunan duka oleh Pj. Kades Try Herlianto Surdana yang bersumber dari dana desa, serta bantuan susu untuk ibu hamil dari Dinas PMD Bangkep.
Kabiro Bangkep/Balut : Halil





