Luwuk Selatan, Globalrakyat.com – Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) menggelar Seminar Awal Kajian Desain BesarPemekaran Wilayah pada Senin (3/8/2026) di Ruang Rapat BRIDA Kabupaten Banggai
Kegiatan ini merupakan salah satu tahapan penting dalam penyusunan dokumen strategis penataan Wilayah di Kabupaten Banggai. Penyelenggaraan kajian awal ini merupakan salah satu bentuk implementasi pembangunan daerah yang berbasis ilmu pengetahuan pada setiap kebijakan strategis.
Pemerintah di tuntut tidak hanya lahir dari aspirasi masyarakat tetapi juga harus di topang oleh kajian akademik yang objektif komprehensif dan dapat di pertanggung jawabkan secara ilmiah.
Pemda Banggai melalui BRIDA Banggai memulai Seminar Awal Kajian Desain Besar Pemekaran Wilayah di Kabupaten Banggai yang bekerjasama dengan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang memiliki kompetensi dan pengalaman dalam bidang pemerintahan, otonomi daerah, serta penataan wilayah.
Ketua Tim Kajian Desain Besar Pemekaran Wilayah di Kabupaten Banggai. Prof. Dr. Drs. Muhadam Labolo, M.Si, CIGS CILC, dalam sambutannya mengatakan Provinsi Sulawesi Timur sudah layak untuk menjadi Provinsi, tetapi kita tidak kuat dalam tingkat politik.
“Saya sudah lama menggagas dan mendesain dalam kajian akademik dalam laporan polcy brief ada Kabupaten Tompotika, Kabupaten Saluan, Kabupaten Batui dan Toili, kita akan buatkan rencana besar karena di Jakarta juga saya ikut dalam tim kajian hal tersebut walaupun sampai hari ini belum keluar payung hukum nya”, ujarnya
Kajian ini di laksanakan bukan hanya semata-mata untuk menjawab berbagai aspirasi yang berkembang dalam masyarakat mengenai pemekaran wilayah tetapi bertujuan atas dasar ilmiah dan teknokratik bagi Pemerintah Kabupaten Banggai.
Bupati Banggai Ir. H. Amirudin, S.P., M.P., M.M., AIFO dalam sambutannya mengatakan bahwa pembangunan daerah sesungguhnya harus kampu menghadirkan pelayanan publik yang semakin dekat, semakin cepat, semakin berkualitas, dan semakin berkeadilan bagi seluruh masyarakat.
“Saya sering mengatakan bahwa kami Banggai dari segi luas wilayah lebih besar dari Provinsi Banten, lebih besar dari Gorontalo, dan masih lebih besar dari banyak wilayah yang sudah menjadi Provinsi di Indonesia,” kata Bupati Amirudin
Bupati Banggai berharap dengan adanya kajian awal ini semakin mendekatkan banggai untuk melengkapi syarat terwujudnya Sulawesi Timur.
Bupati juga mengatakan bahwa desain besar ini untuk memberikan gambaran jangka panjang mengenai arah penataan wilayah Kabupaten Banggai.
Bupati menyambut baik kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Banggai melalui BRIDA dengan IPDN untuk mengahasilkan kajian yang objektif, independen, dan dapat dipertanggung jawabkan.
Sumber : Tim Liputan (DKISP) Kabupaten Banggai.





