Lamala, Globalrakyat.com –
Pembangunan Kantor Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) di Desa Poroan, Kecamatan Lamala, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, telah selesai dibangun menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Banggai Tahun 2025. Namun hingga kini, gedung tersebut belum ditempati, yang kemudian dikeluhkan masyarakat setempat.
Gedung yang dibangun di atas tanah yang diwakafkan ini tampak berdiri kokoh, namun pintunya belum terbuka untuk melayani warga.
Selasa, (29/09/2026), Kepala Desa Poroan, Risman Tadjudin, S.H., saat di konfirmasi awak media Globalrakyat.com.
“Gedung ini belum ditempati karena terkendala akses listrik. Jarak dari tiang listrik terdekat ke lokasi gedung diperkirakan sekitar 700 meter,” ungkapnya.
Selain persoalan kelistrikan, penyediaan air bersih juga belum tersedia dan masih menunggu pemasangan instalasi.
Koordinator BPP Lamala, Erry Supriyati, S.P., membenarkan kendala tersebut. Ia menjelaskan bahwa listrik, air, dan akses internet adalah kebutuhan pokok yang tidak dapat ditiadakan untuk menunjang kegiatan administrasi dan operasional sehari-hari.
“Benar, gedung belum dapat kami tempati. Ketiga sarana tersebut, Listrik, Air, dan Internet, sangat kami butuhkan dan penting untuk kelancaran tugas di BPP,” tegasnya.
Erry menambahkan, pihaknya telah mengajukan permohonan kepada Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Banggai, lengkap dengan proposal pengadaan sarana tersebut. Namun hingga saat ini belum ada tanggapan. Kabarnya, keterbatasan anggaran akibat efisiensi menjadi alasan belum adanya tindak lanjut.

Sementara itu, Ketua Tim Kerja (Katimker) Akat Adi Wasono, S.P, M.Si, terkait hal tersebut, belum dapat memberikan keterangan saat dikonfirmasi.
Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Banggai, Subhan Lanusi, mengatakan perihal permohonan yang diajukan soal Listrik, Air dan Internet, telah di ajukan. Dan akan tertampung di tahun 2027.
Masyarakat berharap pemerintah daerah segera melengkapi fasilitas air dan listrik agar gedung tersebut dapat segera difungsikan dan tidak menjadi bangunan yang sia-sia.





