Kepala BPBD Buol Bersama Pemdes Negerilama Tinjau Lokasi ABRASI Sungai

Buol, Globalrakyat.com — Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buol, bersama jajaran Pemerintah Desa Negerilama melakukan peninjauan langsung ke lokasi penataan batas sungai (ABRASI) sekaligus batas wilayah negara dan lintas batas wilayah, Rabu, 14 Oktober 2026. Dilokasi wisata Pantai Nelam Desa negerilama, kecamatan bokat, kabupaten Buol, Sulawesi Tengah.

Lokasi ini menjadi sasaran prioritas dalam rencana Program Penataan Batas Wilayah Negara dan Pengelolaan Lintas Batas Wilayah Tahun Anggaran 2027.

Karena kondisi daratan di sepanjang aliran sungai yang ada di area wisata Pantai Nelam sudah sangat rusak dan mengancam keselamatan nyawa dan rumah warga sekitar.


Rombongan dipimpin langsung oleh Kepala BPBD Kabupaten Buol, “Moh. Kachfi Mardjuni, S.Pi., didampingi Kepala Desa Negerilama, Marsiddik serta perangkat desa, staf teknis BPBD, serta tokoh masyarakat setempat.

Peninjauan difokuskan pada pemetaan alur sungai yang sekaligus berfungsi sebagai garis batas wilayah negara dan batas administrasi antarwilayah, guna memastikan keakuratan data sebelum diajukan dalam program tahun 2027.

Baca Juga Berita Ini:  Kapolres Buol Pimpin Upacara Sertijab 3 PJU Serta Kapolsek Bokat

Kepala BPBD Kabupaten Buol menyampaikan” bahwa penetapan batas berbasis sungai memerlukan ketelitian tinggi, mengingat alur sungai yang dapat berubah sewaktu-waktu dan menyangkut kedaulatan wilayah.

“Peninjauan ini sangat penting karena lokasi ini memiliki karakteristik khusus. sungai yang sekaligus menjadi batas wilayah desa, serta ini merupakan wilayah permukiman warga desa sekaligus wilayah ekonomi kreatif masyarakat, karena disini adalah area wisata. “Ungkapnya

Melalui program ABRASI dan penataan batas tahun 2027, kita ingin memastikan garis batas tetap jelas, terjaga, dan tidak menimbulkan keraguan maupun konflik di masyarakat, karena dari hasil pengukuran panjang tepi sungai ini yang terdampak abrasi Sungai sekitar satu kilo meter,” ujarnya di lokasi peninjauan.

Untuk kabupaten Buol ada dua puluh empat desa yang akan kami usulkan, dan kalau bukan Pak Bupati mungkin Wakil bupati yang akan membawa langsung proposal ini.
Dan InsyaAllah ini akan segera mendapat respon dari pemerintah pusat, yang namanya usulan kita harus bersabar, “tutup Moh. Kachfi.

Baca Juga Berita Ini:  Penyandang Disabilitas Asal Desa Busak 1 Keluhkan Bantuan Hunian Layak Dari Pemerintah Daerah

Sementara itu, Kepala Desa Negerilama menyambut baik langkah tersebut,
Ia berharap program ini tidak hanya mempertegas batas wilayah, tetapi juga memberikan manfaat perlindungan lingkungan dan pengelolaan sungai yang lebih baik bagi warga di kawasan perbatasan.

“Selama ini kondisi sungai di wilayah wisata Pantai Nelam ini makin hari semakin rusak dan mengancam nyawa dan rumah masyarakat, karena belum tertata dengan jelas.

Kami berharap program tahun 2027 nanti dapat sekaligus menjaga lingkungan sungai dan mempertegas batas wilayah kami, sehingga masyarakat dapat hidup lebih aman dan nyaman,” ungkapnya.

Hasil peninjauan akan disusun dalam laporan lengkap dan menjadi dasar penyusunan proposal teknis yang akan dikirimkan ke instansi terkait untuk mendapatkan dukungan dan persetujuan dari pemerintah pusat dalam pelaksanaan program tahun 2027. Kegiatan ini berjalan lancar dan kondusif.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *