Peringati HUT IBI ke-75, IBI Banggai Laksanakan KB Gratis Di Puskesmas Kampung Baru

Luwuk, Globalrakyat.com – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Bidan Indonesia (IBI) ke-75 serta Hari Bidan Internasional Tahun 2026, Pengurus Cabang Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Banggai melaksanakan pelayanan Keluarga Berencana (KB) gratis bagi masyarakat sekaligus menggelar bakti sosial (Baksos) IBI dalam rangka Bulan Bhakti Ikatan Bidan Indonesia dan International Day of the Midwife (IDM) melalui program Indonesia Bebas Zero Dose.

Kegiatan tersebut berlangsung di Puskesmas Kampung Baru, Kelurahan Baru, Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai, Sabtu (9/5/2026).

Pelayanan KB gratis ini merupakan bagian dari kegiatan pelayanan KB serentak secara nasional yang dilaksanakan mulai 29 April hingga 22 Mei 2026.

Program tersebut merupakan bentuk kolaborasi antara Ikatan Bidan Indonesia (IBI) bersama Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN (Kemendukbangga/BKKBN) dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan reproduksi masyarakat serta mendukung program keluarga berencana di Indonesia.

Kegiatan pelayanan KB gratis yang dilaksanakan Pengurus Cabang IBI Kabupaten Banggai mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat, khususnya pasangan usia subur yang ingin mendapatkan pelayanan kontrasepsi secara aman, mudah, dan gratis.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat diberikan berbagai jenis pelayanan kontrasepsi, baik Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) maupun non-MKJP. Untuk layanan MKJP meliputi pemasangan IUD (spiral) dan implan (susuk), sedangkan layanan non-MKJP meliputi suntik KB satu bulan, suntik KB tiga bulan, pil KB, hingga pembagian kondom.

Baca Juga Berita Ini:  Selamat Hari Pahlawan Nasional 10 Nopember 2025

Pelayanan tersebut dilakukan langsung oleh tenaga bidan profesional dengan tetap mengedepankan standar pelayanan kesehatan serta kenyamanan bagi peserta pelayanan KB.

Ketua IBI Kabupaten Banggai, Bd. Hj. Nani Rusdawati Hasan, S.Keb., SKM, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian bidan kepada masyarakat dalam mendukung kesehatan ibu dan keluarga.

“Pelayanan KB gratis ini juga bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya perencanaan keluarga demi menciptakan keluarga yang sehat, sejahtera, dan berkualitas,” ujarnya.

Menurutnya, program KB memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan ibu dan anak, mengatur jarak kelahiran, serta meningkatkan kesejahteraan keluarga.

“Oleh karena itu, melalui kegiatan ini masyarakat diharapkan semakin sadar akan pentingnya penggunaan alat kontrasepsi yang aman dan sesuai dengan kebutuhan,” ungkap Ketua IBI Banggai.

Selain pelayanan KB, para bidan juga memberikan edukasi dan konsultasi kepada masyarakat terkait kesehatan reproduksi, manfaat penggunaan kontrasepsi, serta pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin.

“Kegiatan ini juga menjadi momentum bagi para bidan untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, sejalan dengan semangat Hari Bidan Internasional dan HUT IBI ke-75 yang mengusung penguatan peran bidan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” tambahnya.

Baca Juga Berita Ini:  Bhabinkamtibmas Mediasi Kasus Perselingkuhan Di Luwuk Timur

Pengurus Cabang IBI Kabupaten Banggai berharap kegiatan pelayanan KB serentak ini dapat membantu masyarakat memperoleh akses pelayanan kesehatan reproduksi yang lebih baik, sekaligus mendukung program pemerintah dalam menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di masa depan.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, IBI Kabupaten Banggai menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program pelayanan kesehatan yang bermanfaat dan berkelanjutan.

Dalam keterangannya kepada awak media Globalrakyat.com melalui WhatsApp, Ketua IBI Banggai, Bd. Hj. Nani Rusdawati Hasan, S.Keb., SKM, juga menyampaikan harapannya agar momentum peringatan HUT IBI ke-75 dan Hari Bidan Internasional dapat menjadi bagian dari dukungan menuju Indonesia Emas 2045.

“Momentum ini menjadi aksi nyata bidan dalam mengawal dan mempersiapkan Generasi Emas 2045 melalui perencanaan keluarga yang matang,” tuturnya.

Ia juga mendorong masyarakat agar lebih memilih Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) seperti IUD dan implan karena dinilai lebih efektif dalam mengatur jarak kehamilan.

Selain itu, dirinya berharap kesejahteraan keluarga dapat terus meningkat melalui perencanaan kelahiran yang optimal demi menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas.

“Bidan diharapkan terus memberikan pelayanan yang profesional, berkualitas, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *