RSUD Luwuk Edukasi Masyarakat tentang TBC, Etika Batuk, Hand Hygiene Dan Pemilahan Sampah

Luwuk, Globalrakyat.com – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Luwuk, Kabupaten Banggai, kembali memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat mengenai Tuberkulosis (TBC), kebersihan tangan atau hand hygiene, etika batuk, serta pemilahan sampah.

Kegiatan edukasi tersebut berlangsung di RSUD Luwuk, Rabu (2/9/2026), dengan menghadirkan dr. Ahmad Gazali, Sp.A., bersama Tim Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) dan Tim Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) RSUD Luwuk sebagai narasumber.

Dalam penyampaiannya, dr. Ahmad Gazali, Sp.A., menjelaskan bahwa TBC merupakan penyakit menular yang perlu mendapat perhatian serius karena dapat menyerang berbagai organ tubuh.

 

 

“Tuberkulosis atau TBC merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini paling sering menyerang paru-paru, namun juga dapat menyerang organ tubuh lainnya, seperti kelenjar getah bening, tulang, otak, dan organ lainnya,” jelas dr. Ahmad Gazali.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk mengenali sejumlah gejala TBC, terutama apabila mengalami batuk dalam waktu yang cukup lama.

“Gejala TBC paru yang perlu diwaspadai antara lain batuk terus-menerus selama dua minggu atau lebih, batuk berdahak yang terkadang disertai darah, demam ringan berkepanjangan, berkeringat pada malam hari, berat badan menurun tanpa sebab yang jelas, nafsu makan menurun, tubuh lemas dan mudah lelah, serta nyeri dada atau sesak napas,” ungkapnya.

Menurutnya, penularan TBC paru terutama terjadi melalui udara ketika penderita TBC yang belum mendapatkan pengobatan efektif berbicara, batuk, atau bersin.

“TBC paru dapat menular melalui udara. Ketika penderita TBC paru yang belum mendapatkan pengobatan efektif berbicara, batuk, atau bersin, kuman TBC dapat berada di udara dan kemudian terhirup oleh orang lain,” terangnya.

dr. Ahmad Gazali menegaskan bahwa TBC tidak mudah menular hanya melalui kontak sosial biasa.

Baca Juga Berita Ini:  Dua Pengedar Diringkus Di Luwuk Utara, Polisi Sita 50 Gram Sabu

“TBC tidak mudah menular hanya karena berjabat tangan, berbagi makanan, ataupun menyentuh barang milik penderita. Karena itu, masyarakat tidak perlu memberikan stigma kepada penderita TBC, tetapi justru memberikan dukungan agar mereka menjalani pengobatan sampai tuntas,” tegasnya.

Lebih lanjut, Tim PKRS dan PPI RSUD Luwuk menyampaikan sejumlah langkah yang dapat dilakukan masyarakat untuk mencegah penularan TBC.

Pertama, menemukan dan mengobati TBC sedini mungkin. Masyarakat yang mengalami batuk berkepanjangan atau gejala lain yang mengarah pada TBC diimbau segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan.

Kedua, menjalani pengobatan secara teratur hingga tuntas. Penderita TBC harus mengonsumsi obat sesuai anjuran tenaga kesehatan dan tidak menghentikan pengobatan secara sepihak.

Ketiga, menerapkan etika batuk dengan menutup mulut dan hidung menggunakan tisu atau siku bagian dalam saat batuk maupun bersin. Tisu yang telah digunakan harus dibuang ke tempat sampah dan tangan segera dibersihkan.

Keempat, menggunakan masker sesuai anjuran tenaga kesehatan, khususnya bagi penderita TBC pada masa awal pengobatan.

Kelima, memastikan ventilasi rumah dalam kondisi baik. Sirkulasi udara dan pencahayaan yang cukup, termasuk masuknya sinar matahari, dapat membantu menciptakan lingkungan yang lebih sehat.

Keenam, menerapkan pola hidup sehat dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang, beristirahat cukup, berolahraga secara teratur, serta menjaga kebersihan lingkungan.

Ketujuh, memberikan imunisasi BCG kepada bayi sebagai salah satu upaya perlindungan terhadap bentuk TBC berat pada anak.

Pentingnya Hand Hygiene dan Etika Batuk
Selain TBC, edukasi juga menekankan pentingnya kebersihan tangan atau hand hygiene serta penerapan etika batuk dalam kehidupan sehari-hari.

“Kebersihan tangan merupakan langkah sederhana, tetapi sangat penting dalam mencegah penyebaran berbagai penyakit. Karena itu, biasakan mencuci tangan dengan benar, terutama pada waktu-waktu penting, seperti sebelum makan, setelah menggunakan toilet, setelah batuk atau bersin, dan setelah menyentuh benda yang berpotensi terkontaminasi,” jelas Tim PPI RSUD Luwuk.

Baca Juga Berita Ini:  Usai Nataru, SIM Keliling Polres Banggai Kembali Aktif Hari Ini

Tim PPI juga mengingatkan pentingnya penerapan etika batuk dan kepatuhan terhadap pengobatan bagi penderita TBC, penerapan etika batuk dengan menutup mulut dan hidung ketika batuk atau bersin merupakan salah satu langkah sederhana untuk membantu mencegah penyebaran kuman melalui droplet.

Dalam kegiatan tersebut, Tim PKRS RSUD Luwuk turut memberikan edukasi mengenai pentingnya pemilahan sampah, masyarakat diajak membiasakan diri memilah sampah sesuai jenisnya serta membuang sampah pada tempat yang telah disediakan.

“Pemilahan sampah bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga bagian dari upaya menjaga kesehatan lingkungan. Dengan memilah sampah sejak dari sumbernya, pengelolaan sampah menjadi lebih mudah dan risiko pencemaran lingkungan dapat diminimalkan,” ujar Tim PKRS RSUD Luwuk.

TBC Dapat Disembuhkan
Tim edukasi RSUD Luwuk menegaskan bahwa TBC dapat disembuhkan apabila ditemukan lebih awal dan penderita menjalani pengobatan secara teratur hingga tuntas.

“Masyarakat tidak perlu takut untuk memeriksakan diri apabila mengalami gejala yang mengarah pada TBC. Deteksi dan pengobatan sedini mungkin sangat penting untuk membantu kesembuhan pasien sekaligus memutus rantai penularan,” pungkas Tim PKRS dan PPI RSUD Luwuk.

Melalui kegiatan edukasi tersebut, Direktur RSUD Luwuk, Kabupaten Banggai, dr. Budiyanto Uda’a, Sp.KFR., M.Ked.Klin., berharap masyarakat semakin memahami pentingnya mengenali gejala TBC, menjaga kebersihan tangan, menerapkan etika batuk, serta melakukan pemilahan sampah sebagai bagian dari perilaku hidup bersih dan sehat.

Dengan edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan, RSUD Luwuk berkomitmen mendorong masyarakat untuk semakin sadar terhadap pencegahan penyakit, menjaga kebersihan lingkungan, serta tidak memberikan stigma kepada penderita TBC.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *