Lima Hari Jalani Perawatan di RSUD Luwuk, Kusyanto Bersyukur Tak Ada Biaya Berkat Program JKN

Luwuk, Globalrakyat.com –  Di tengah kondisi kesehatan yang menurun, Kusyanto, warga Desa Ondo-Ondolu, Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai, bersyukur dapat memperoleh pelayanan kesehatan tanpa harus memikirkan biaya pengobatan. Selama lima hari menjalani rawat inap di RSUD Luwuk, seluruh pelayanan kesehatan yang diterimanya ditanggung melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Kusyanto menceritakan, sebelum mendapatkan perawatan, dirinya sempat merasakan lemas selama beberapa hari. Kondisinya kemudian semakin memburuk hingga bagian kaki terasa tidak bertenaga dan kesulitan berbicara. Melihat kondisi tersebut, dirinya kemudian segera dibawa ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan.

“Awalnya saya merasa lemas beberapa hari, kemudian bagian kaki mulai tidak bisa digerakkan sampai akhirnya tidak bisa bicara,” ungkap Kusyanto.

Ini merupakan pengalaman pertama Kusyanto memanfaatkan Program JKN untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Meski demikian, ia mengaku tidak mengalami kendala selama menjalani perawatan. Ia mendapatkan pelayanan dengan baik dan seluruh kebutuhan pengobatannya dapat dipenuhi melalui kepesertaannya dalam JKN.

Baca Juga Berita Ini:  Kodim 1308/Luwuk Banggai Terima Mahasiswa Hukum Universitas Muhammadiyah Luwuk Banggai Untuk Praktek Kerja Profesi Hukum (PKPH)

Kusyanto merupakan peserta JKN segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) yang iurannya dibayarkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai. Menurutnya, keberadaan Program JKN memberikan rasa aman, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan akses pelayanan kesehatan tanpa terbebani biaya.

“Pelayanannya bagus, di sini dilayani dengan baik. Tidak ada biaya sedikit pun, termasuk untuk obatnya,” ujarnya.

Selama menjalani perawatan, obat-obatan yang diterimanya juga tidak dikenakan biaya. Hal tersebut membuat Kusyanto semakin merasakan manfaat kepesertaan JKN, terlebih dalam kondisi ketika dirinya membutuhkan perawatan dan perhatian medis secara intensif.

Bagi Kusyanto, manfaat tersebut tidak hanya dirasakan oleh dirinya, tetapi juga memberikan ketenangan bagi keluarga. Ia pun menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai yang telah membantu masyarakat melalui kepesertaan JKN yang iurannya ditanggung oleh pemerintah daerah.

“Terima kasih kepada pemerintah daerah yang telah menanggung iuran bagi kami masyarakat yang membutuhkan,” tuturnya.

Baca Juga Berita Ini:  Ikatan Persaudaraan Imam Masjid Gelar Pertemuan Di Masjid Nurul Yaqin

Pengalaman tersebut membuat Kusyanto menyadari pentingnya memiliki jaminan kesehatan. Menurutnya, ketika kondisi kesehatan datang tanpa diduga, keberadaan Program JKN dapat menjadi penopang bagi masyarakat untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang dibutuhkan.

Ia berharap Program JKN dapat terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan akses pelayanan kesehatan.

“Semoga Program JKN bisa terus ada agar masyarakat dapat memanfaatkan kemudahannya,” harap Kusyanto.

Bagi Kusyanto, pengalaman menjalani perawatan selama lima hari di RSUD Luwuk menjadi bukti nyata bahwa jaminan kesehatan bukan sekadar kepesertaan, tetapi juga memberikan rasa tenang ketika masyarakat berada dalam kondisi yang membutuhkan pertolongan.

Melalui Program JKN, masyarakat dapat memperoleh akses pelayanan kesehatan tanpa harus menghadapi kekhawatiran mengenai biaya pengobatan. Dan bagi Kusyanto, manfaat itu menjadi semakin berarti karena di saat dirinya sedang berjuang untuk kembali pulih, ada jaminan yang turut memberikan ketenangan bagi dirinya dan keluarga.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *