Luwuk Banggai_Globalrakyat.com_ Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Luwuk menggelar rapat koordinasi terkait arus mudik Lebaran Idul Fitri 1446 H, yang dipimpin oleh Kepala UPP Kelas II Luwuk, dihadiri oleh berbagai pihak terkait, Senin 17 Maret 2025.
Kegiatan ini diikuti oleh Polres Banggai, perwakilan Dandim Luwuk, Pos AL, Polairud, SAR Luwuk, BNPB, Dinas Perhubungan Luwuk, pihak asuransi, KP3 Luwuk, agen kapal pelayaran, serta pihak BKK Kelas II Palu Wilker Luwuk.
Rapat ini bertujuan untuk mempersiapkan dan mengantisipasi arus mudik Lebaran yang menggunakan jasa transportasi pelayaran, baik antarprovinsi maupun antar-daerah di sekitar Pelabuhan Luwuk.
Berbagai bentuk koordinasi dibahas, terutama mengenai keselamatan pemudik. Salah satu langkah penting adalah pembentukan pos mudik, yang diharapkan dapat membantu pelaku perjalanan untuk mudik dengan aman. Pos ini akan dilengkapi dengan petugas kesehatan, ambulans, serta pengawasan untuk mencegah kecelakaan pelayaran dan overloading muatan penumpang serta barang pemudik.
Pemerintah juga akan menerapkan berbagai kebijakan untuk mengantisipasi kepadatan di simpul transportasi pelayaran dan memastikan kelancaran arus mudik dan balik. Puncak arus mudik diprediksi akan terjadi pada H-3 Idul Fitri, dan meskipun jumlah pemudik diperkirakan signifikan, langkah antisipasi yang matang sangat diperlukan.
Pelabuhan Rakyat dan Pelabuhan Luwuk diperkirakan akan mengalami lonjakan pemudik, menjadikannya sebagai pelabuhan sasaran utama dalam arus mudik. Oleh karena itu, rapat koordinasi ini sangat penting untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan arus mudik. Kepala KUPP Kelas II Luwuk, Bapak Hasfar M, SE, MM, menegaskan pentingnya koordinasi ini, “Rapat koordinasi ini sangat krusial untuk memastikan bahwa arus mudik Lebaran berjalan lancar dan aman,” ujarnya.
Korwil Kantor BKK Kelas II Palu Wilker Luwuk, Dr. Sofar Alfredo Sinaga, juga menekankan pentingnya koordinasi dengan pihak terkait. “Kami akan memastikan kelancaran arus mudik dan kenyamanan penumpang di Kabupaten Luwuk Banggai. Selain itu, kami juga akan berkoordinasi untuk memastikan kesehatan pemudik, terutama yang menggunakan transportasi laut dan udara, sebagai bagian dari upaya pencegahan penularan penyakit dan menjaga keselamatan selama perjalanan,” ujarnya.





