Berkat JKN, Lansia GERD Tetap Terlindungi

Luwuk, Globalrakyat.com –  Menderita penyakit GERD selama bertahun-tahun membuat Yati Hapari (67) kerap menjalani rawat inap di rumah sakit. Menurut Budi (41), anak yang mendampingi Ibu Yati, Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) telah banyak membantunya bertahan hingga saat ini. Pelayanan kesehatan yang dapat diakses tanpa mengeluarkan biaya sepeser pun membuat Ibu Yati dan keluarga tidak pernah khawatir saat harus menjalani pengobatan di fasilitas kesehatan.

“Ibu saya sudah berulang kali masuk rumah sakit untuk menjalani rawat inap akibat GERD yang dialami hingga menimbulkan sesak dan nyeri di dada. Bahkan, beberapa kali ibu saya sampai jatuh pingsan,” ungkap Budi.

Budi mengatakan bahwa beberapa kali ibunya berada dalam kondisi darurat yang mengancam nyawa. Ia menjelaskan bahwa GERD yang dialami sang ibu disebabkan oleh kurangnya menjaga pola makan. Ia menambahkan, meskipun memiliki JKN, peserta tetap harus menjaga pola hidup sehat agar terhindar dari penyakit maupun kondisi berbahaya.

Baca Juga Berita Ini:  Persiapan Panggung Rampung, Artis Ibu Kota Siap Hibur Warga Di Penutupan Grasstrack Bumi pogogul Buol 2026

“Beberapa kali keluar masuk Instalasi Gawat Darurat (IGD) itu diakibatkan karena ibu saya kurang menjaga pola makan. Makanan pedas sulit untuk dihindari karena memang sudah menjadi kebiasaan sejak dulu. Jadi, untuk peserta lainnya di luar sana, mulailah menjaga pola hidup dan mengonsumsi makanan yang sehat,” tegas Budi.

Menurut Budi, selama ini Program JKN selalu hadir di saat ibunya berada dalam kondisi genting ketika penyakitnya kambuh. Layanan kesehatan dapat diakses dengan cepat dan mudah tanpa kendala berarti.

“Sejauh saya mendampingi ibu, tidak ada kendala maupun hambatan yang kami alami. Pelayanan selalu diberikan dengan baik, sehingga kami merasa sangat puas memanfaatkan Program JKN. Tidak hanya dari segi finansial yang bisa dihemat, tetapi juga dari manfaat dan pelayanan yang diberikan,” ungkap Budi.

Baca Juga Berita Ini:  Kapolresta Banggai Perkuat Kerukunan Dan Kamtibmas Melalui Silaturahmi Dengan FKUB Dan Lembaga Adat

Standardisasi pelayanan juga tidak luput dari pujian Budi. Ia menuturkan bahwa meskipun ibunya mendapatkan pelayanan di beberapa kota berbeda, kualitas layanan yang diterima tetap sama baiknya di setiap rumah sakit sebagai peserta BPJS Kesehatan.

“Selain rumah sakit di Kabupaten Banggai, ibu saya juga pernah dirujuk ke rumah sakit di Kota Palu dan Kota Makassar. Pelayanan yang kami peroleh sama baiknya dari semua aspek, mulai dari pelayanan, tindakan dan alat medis, hingga sarana dan prasarana,” tutur Budi.

Budi berharap berbagai manfaat yang dihadirkan melalui Program JKN dapat terus berlanjut dan semakin dirasakan oleh masyarakat luas.

“Semoga Program JKN terus meningkatkan kualitas layanannya dan semakin menjangkau seluruh lapisan masyarakat, khususnya mereka yang memiliki keterbatasan finansial,” pungkas Budi.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *