Luwuk, Globalrakyat.com – Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terus memberikan perlindungan kesehatan bagi masyarakat, termasuk bagi peserta segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI). Manfaat tersebut dirasakan langsung oleh Ridwan Djapong (68), warga Desa Tintingan, Kecamatan Pagimana, yang telah lama berjuang melawan penyakit jantung.
Ridwan mengaku penyakit yang dideritanya kerap kambuh secara tiba-tiba. Sesak napas dan nyeri dada membuatnya beberapa kali harus mendapatkan penanganan intensif dan dirujuk ke rumah sakit. Dalam kondisi seperti itu, ia tidak memiliki banyak pilihan selain segera mencari pertolongan medis.
“Kalau sudah sesak dan dada terasa sakit, saya tidak bisa berbuat banyak. Harus segera diperiksa dokter. Kadang dirujuk ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut,” ujarnya.
Ia menuturkan, sebelum memahami manfaat dari Program JKN, kekhawatiran terbesar yang dirasakannya adalah biaya pengobatan. Penyakit jantung membutuhkan kontrol rutin, pemeriksaan berkala, serta konsumsi obat secara teratur. Baginya, semua itu tentu membutuhkan biaya yang tidak sedikit.
“Dulu selalu saya khawatir kalau tiba-tiba sakit, karena tidak tau mau ambil uang dari mana. Biaya pengobatan di rumah sakit pasti mahal. Sebagai orang yang hanya bekerja sebagai petani, adanya Program JKN ini memberikan dampak yang sangat besar bagi saya untuk bisa mengakses layanan kesehatan secara gratis,” terang Ridwan.
Sejak terdaftar sebagai peserta JKN segmen PBI, Ridwan merasa lebih tenang. Seluruh pelayanan kesehatan yang ia jalani, baik di fasilitas kesehatan tingkat pertama maupun saat dirujuk ke rumah sakit, ditanggung sesuai ketentuan yang berlaku.
“Alhamdulillah saya terdaftar sebagai peserta PBI. Jadi setiap kontrol dan saat dirujuk, saya tidak perlu memikirkan biaya. Saya bisa fokus pada pengobatan supaya kondisi saya tetap terjaga,” ungkapnya dengan rasa syukur.
Menurut Ridwan, Program ini membawa manfaat yang besar sekali bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi. Semua masyarakat bisa mengakses layanan kesehatan tanpa khawatir.
“Adanya Program JKN ini membuat layanan kesehatan jadi dapat diakses oleh siapapun. Semakin banyak masyarakat yang tertolong dengan adanya JKN ini,” ungkap Ridwan.
Ridwan juga mengapresiasi pelayanan yang diterimanya selama berobat. Ia menilai tenaga kesehatan memberikan perhatian dan penjelasan yang baik mengenai kondisinya, sehingga ia memahami pentingnya menjaga pola hidup dan rutin memeriksakan diri.
“Pelayanannya baik, saya dilayani dengan sabar. Dokter juga selalu mengingatkan supaya saya rutin kontrol dan menjaga kesehatan,” Pungkas Ridwan.





