Penganiayaan Antar Warga di Maahas, Luwuk Selatan Berakhir Damai, Polres Banggai Kedepankan Restorative Justice

Luwuk, Globalrakyat.com – Penanganan kasus penganiayaan antar warga yang terjadi pada 17 Mei di Kelurahan Maahas Kecamatan Luwuk Selatan akhirnya berujung damai setelah Satreskrim Polres Banggai mengedepankan pendekatan Restorative Justice.

Kasus tersebut sebelumnya sempat menjadi perhatian publik. Namun demikian, penyidik menegaskan bahwa seluruh proses hukum tetap berjalan sesuai prosedur dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Sejak awal penanganan, kedua belah pihak telah saling membuat laporan polisi dan seluruh tahapan dilakukan secara profesional oleh Satreskrim Polres Banggai.

Dalam perkembangan perkara, penyidik kemudian mengedepankan langkah persuasif dengan membangun komunikasi aktif antara kedua pihak yang berselisih.

Upaya mediasi dilakukan melalui pendekatan Restorative Justice guna menciptakan penyelesaian yang lebih humanis dan berorientasi pada pemulihan hubungan sosial di tengah masyarakat.

Baca Juga Berita Ini:  Ciptakan Kamtibmas Yang Kondusif, Polres Banggai Laksanakan Razia Miras

Proses perdamaian tersebut difasilitasi oleh Penyidik dan dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim, AKP Nur Arifin yang digelar di ruangan Restorative Justice Polres Banggai, Selasa (26/5/2026).

AKP Arifin menjelaskan bahwa Polres Banggai dalam menangani perkara ini tidak semata-mata mengedepankan proses peradilan, melainkan berupaya menghadirkan solusi yang mampu menjaga stabilitas sosial dan keharmonisan masyarakat.

“Pendekatan restorative justice dilakukan dengan melibatkan seluruh unsur terkait agar penyelesaian perkara dapat diterima secara adil oleh semua pihak,” jelasnya.

Dalam forum mediasi tersebut turut hadir Ketua dan Humas Pemuda Maahas, perwakilan keluarga serta kedua pihak yang bertikai hingga Penasehat Hukum.

Kolaborasi lintas unsur tersebut menjadi faktor penting dalam menciptakan suasana dialog yang kondusif hingga akhirnya kedua belah pihak sepakat menyelesaikan persoalan secara damai dan saling memaafkan.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *