Diduga Janji Fasilitas Tak Sesuai Harapan, Para Jagal Keluhkan Kondisi RPH Tambak Osowilangun

Surabaya, Globalrakyat.com – Kondisi fasilitas di Rumah Potong Hewan (RPH) Tambak Osowilangun, Surabaya, menuai keluhan dari sejumlah jagal yang setiap hari beraktivitas di lokasi tersebut. Fasilitas yang diharapkan dapat menunjang proses pemotongan hewan secara higienis dinilai masih belum memenuhi standar kenyamanan dan sanitasi yang memadai.

Berdasarkan hasil pantauan di lapangan pada Kamis (4/6/2026), ruang penyembelihan dinilai memiliki keterbatasan ruang gerak yang cukup signifikan sehingga menyulitkan proses kerja para jagal. Selain itu, sistem drainase yang tersedia disebut belum berfungsi secara optimal sehingga air limbah hasil penyembelihan kerap menggenang di area kerja.

Salah seorang jagal yang ditemui awak media Globalrakyat.com mengaku kecewa dengan kondisi tersebut. Menurutnya, area pemotongan terlalu sempit dan saluran pembuangan air tidak mampu mengalirkan limbah dengan baik.

“Tempatnya terlalu kecil sehingga ruang untuk bekerja sangat terbatas. Air bekas penyembelihan juga tidak langsung mengalir ke saluran pembuangan dan akhirnya menggenang,” ujarnya.

Selain persoalan sanitasi, para jagal juga menyoroti belum optimalnya pemanfaatan armada pengangkut daging yang sebelumnya diinformasikan akan disediakan untuk mendukung distribusi hasil pemotongan secara lebih higienis.

Menurut para jagal, informasi mengenai pengadaan armada tersebut sempat disampaikan oleh Kepala Bagian Pemotongan RPH Surabaya, drh. Nowo Siswo Yuworo, melalui media sosial resmi RPH Surabaya. Namun, mereka menilai armada tersebut hingga kini belum dapat beroperasi secara maksimal.

Baca Juga Berita Ini:  Kapolda Jatim Kunjungi Petugas Yang Luka Saat Amankan Unjuk Rasa Di Grahadi

“Armada pengangkut daging yang dijanjikan sampai sekarang belum berjalan sebagaimana yang kami harapkan. Padahal fasilitas itu sangat dibutuhkan untuk menunjang distribusi daging yang lebih higienis,” kata salah satu sumber.

Para jagal berharap pihak manajemen RPH Surabaya bersama instansi terkait segera melakukan evaluasi terhadap kondisi fasilitas yang ada, terutama sistem drainase dan sarana pendukung distribusi daging. Mereka menilai perbaikan tersebut penting untuk menjaga kualitas produk daging sekaligus mendukung standar kebersihan dan kesehatan lingkungan.

Sementara itu, awak media Globalrakyat.com telah berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak manajemen RPH Surabaya dan Kepala Bagian Pemotongan, drh. Nowo Siswo Yuworo. Upaya konfirmasi dilakukan secara langsung maupun melalui sambungan telepon dan pesan WhatsApp.

Pada Rabu (17/6/2026), drh. Nowo Siswo Yuworo akhirnya memberikan keterangan terkait armada pengangkut daging yang menjadi sorotan para jagal.

“Pemerintah Kota untuk saat ini memang menyediakan armada yang bisa digunakan untuk pendistribusian daging. Armada itu saat ini sudah bisa dipergunakan atau sudah layak jalan. Bisa dicek pada konten RPH tanggal 9 Juni, armada tersebut sudah beroperasi. Untuk pengelolaan armada tersebut juga sudah dilakukan koordinasi kepada perwakilan mitra RPH,” ujar drh. Nowo melalui pesan WhatsApp.

Baca Juga Berita Ini:  Kapolda Jatim Tekankan Deteksi Dini Dan Kesiapsiagaan Hadapi Dinamika Global

Namun demikian, awak media Globalrakyat.com juga menerima keterangan dari salah satu mitra jagal yang menyebut bahwa armada yang disediakan belum dilengkapi pengemudi.

“Armada memang mau di berikan, namun tanpa sopir. Kami merasa heran, baru kali ini pemerintah kota menyediakan armada tanpa sopir. Apakah armada tersebut bisa beroperasi tanpa sopir?” ujar salah seorang jagal.

Menanggapi hal tersebut, tim awak media Globalrakyat.com kembali menemui Kepala Bagian Pemotongan RPH Tambak Osowilangun. Dalam keterangannya, drh. Nowo Siswo Yuworo membenarkan bahwa saat ini RPH memperoleh bantuan satu unit truk dengan sistem kerja sama operasional.

“Memang saat ini kami mendapatkan bantuan satu unit truk dan sistemnya kerja sama operasional. Terkait bahan bakar maupun perawatannya telah dibicarakan dengan perwakilan mitra. Namun untuk saat ini memang belum ada sopir yang disiapkan,” jelasnya.

(Bersambung)

Kaperwil Jatim : H.Julianto

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *